KIM MYUNGSOO FANFICTION

SWEET SCANDAL (Part 3)

sweet-scandal-screine

SWEET SCANDAL (Part 3)

Clairsaca

Poster by: rosaliaocha

Main Cast: Bae Suzy, Kim Myungsoo | Other Cast: Miss A member, Infinite member | Genre: Romance, Mature, Comedy, Sad | Rating: PG-16 | Length: Chaptered

SEBELUMNYA

Eoh? Ehehe..aku punya ide. Mungkin dengan ide ini, dia pasti akan menelan sannakji itu. Hmm.. begitu melihat aku masih mempunyai kesempatan untuk menjalankan ideku, kugapai tangannya yang berada di atas meja dan kucubit tangannya saat itu juga.

“auww.. a.. ap..” begitu diamembuka mulutnya, secara cepat kumasukkan sannakji itu kedalam.

Setelah yakin dia sudah mengatupkan mulutnya rapat-rapat, barulah aku melepaskan cubitanku darinya. Kutatap wajahnya secara mendalam. Terlihat ada ekspresi  terkejut disana. Aku hanya tersenyum manis menunggu dia selesai mengunyah dan menelan sannakji itu.

“eotte?” tanyaku penasaran setelah melihatnya sudah menelan sannakji tersebut.

“YA~! Apa kau gila? Cubitanmu itu sakit.” Pekiknya kesal.

“arra, mianhae. Geunde eotte? Joah?” tanyaku penasaran lagi.

“aishh~ molla.” Jawabnya acuh.

Kedua sudut bibirku semakin mengembang. Kenapa tidak? Pasalnya walaupun namja di depanku ini mengatakan kalau dia tidak tau, pada akhirnya dia menyantap kembali nasi goring kimchinya yang sudah tercampur dengan sannakji itu. Aigoo~ tidak tau kenapa aku merasa bahagia seperti ini.

“di dunia.. kita tetap harus menjalani dan merasakan semuanya, L-ssi. Suka-tidak suka, mau-tidak mau..semua itu harus kita lewati. Memang memuakkan. Tapi begitulah gambaran kehidupan.” ucapku terus menatapnya makan.

Sedangkan dia yang tadinya menyantap kembali makanannya, terdiam dan menatap balik ke arahku.

———-

(MYUNGSOO POV)

“di dunia.. kita tetap harus menjalani dan merasakan semuanya, L-ssi. Suka-tidak suka, mau-tidak mau..semua itu harus kita lewati. Memang memuakkan. Tapi begitulah gambaran kehidupan.”

DEGGG~ jantungku mulai berdegup kencang begitu dia mengatakan hal yang di luar perkiraanku. Spontan aku menatapnya yang masih saja tersenyum manis kepadaku.

”seperti sannnkji itu.. Kau tidak menyukainya dan tidak mau memakannya. Bagaimana jika tadi kau kelaparan, dan makanan yang kutawarkan semuanya adalah sannakji? Apa kau sanggup menahan lapar itu hingga kau pulang nanti. Tidak, kan?” ocehnya panjang lebar seperti sedang berkhotbah di telingaku.

“arraseo.. arraseo. Geunde..”

Dia masih menatapku dengan intens, dan masih saja memasang senyum tulusnya ke arahku.

“apa kau berkata seperti itu agar aku mau menyetujui permintaan wawancara yang tidak kusukai?” tanyaku acuh kembali menyantap makananku.

Tiba-tiba saja suasananya menjadi hening, membuatku penasaran kenapa dia tidak menjawab pertanyaanku tadi. Sengkin penasarannya, aku mengangkat kepalaku untuk menatapnya.

DEGG~ hatiku mencolos saat itu juga. Tatapan mata itu lagi yang kudapat darinya, setelah tiga kali aku bertanya mengenai hal yang sama. Tatapan mata itu kembali lirih seolah-olah dia terluka. Apa aku salah bertanya?

“Suzy-yaa~” tiba-tiba saja suara dari eonni-nya terdengar.

Karena panggilan itu, sontak aku dan dirinya melihat ke arah yeoja yang disebutnya sebagai ‘eonni’.

(MYUNGSOO POV END)

———-

“eoh, eonni.. waeyo?” tanyaku heran melihat raut wajah eonni yang terkesan seperti menahan emosi.

“ayo kita pulang.” Jawabnya sembari menarik paksa tanganku.

“geunde..”

“kita pulang sekarang!” bentaknya kali ini dan menarikku begitu saja.

“L-ssi.. mian.” Pekikku karena kami semakin menjauh dari tempat L.

Walaupun kami semakin menjauh, aku masih dapat melihat raut wajah L yang kebingungan .

———

Begitu sampai di apartement kami, aku menatap punggung Jia eonni yang membelakangiku. Sepanjang perjalanan tadi dia hanya diam dan tidak mengeluarkan suara. Aku ignin coba bertanya ada apa dengannya, namun ketakutan merasuki diriku. Ini bukanlah dirinya yang biasa. Kalau dia seperti ini artinya dia benar-benar marah. Padahal dia jarang sekali marah.

“eon..”

“suzy.” Panggilnya dingin.

“n.. ne?” jawabku menundukkan kepalaku.

“kau langsung tidur saja. Eonni juga sudah lelah.” Balasnya lalu meninggalkanku yang masih terdiam ketakutan.

———-

Di tempat lain, tepatnya di sungai han, Myungsoo masih duduk disana. Padahal makanan yang dia makan barusan sudah habis, termasuk sannakji yang tidak dia sukai. Tidak tau sedang melakukan apa, tapi terlihat dari raut wajahnya dia sedang berpikir sembari mengedarkan matanya ke penjuru sungai han.

FLASHBACK

“YA~! Aku yang justru ketakutan. Apa yang kau lakukan disini? Aku kan sudah mengusirmu tadi. Apa kau penguntit?”

“jika itu yang memang ada di pikiranmu. Silakan berpikiran seperti itu, L-ssi. Per..”

“ini.. bukan.. taktikmu agar aku mau diwawancari olehmu kan?”

“L-ssi..jika memang itu yang ada dipikiranmu, aku tidak akan mengatakan apa-apa.”

“di dunia.. kita tetap harus menjalani dan merasakan semuanya, L-ssi. Suka-tidak suka, mau-tidak mau..semua itu harus kita lewati. Memang memuakkan. Tapi begitulah gambaran kehidupan.”

FLASHBACK END

“hahh.. apa yang aku pikirkan?” gumamnya sendiri lalu tersenyum tipis.

“YA~ KIM MYUNGSOO!” pekik seseorang mengagetkan Myungsoo.

“hyu.. hyunggg~” balasnya gagap mendapati bahwa managernya beserta member infinite mendatanginya di sungai han.

“kenapa kau main kabur begitu saja? Kau mau membuat heboh lagi?”

“an.. aniya.” Jawabnya ketakutan.

“kau sudah makan?” kali ini sunggyu angkat bicara.

Belum saja Myungsoo menjawab, semua member infinite membulatkan mulutnya. Mereka mengedarkan mata mereka ke arah meja yang di penuhi rantang makanan yang sudah kosong.

“hyung, rantang milik siapa ini?” tanya Sungjong heran.

“jangan-jangan kau..” kali ini hoya angkat bicara.

“aniya.. ini.. tadi, aku dikasih seseorang yang berbaik hati karena tadi dia melihatku kelaparan. Maka dari itu, rantang ini..”

“aigoo~ arraseo, arraseo. Kenapa kau ketakutan begitu?” tanya Woohyun heran.

“ayo pulang.”

“ne.” jawab Myungsoo menyusun rantang itu, lalu pergi membawa rantang bersamanya.

“hmm.. ini menarik. Jurnalis dengan idol?” gumam seseorang keluar dari belakang pohon dekat dengan meja tempat Myungsoo makan bersama Suzy dan Jia.

———-

Pagi hari tiba terbukti dari selir-selir cahaya yang masuk menembus jendela kamar apartementku  membuat tidur lelapku menjadi terganggu. Karena tidak tahan dengan cahayanya, kubuka mataku perlahan.

“hmm..” gumamku sembari meregangkan otot-otot lenganku.

Baiklah, hari baru telah tiba. Berarti harus ada sesuatu yang baru yang akan kudapat. Dan semoga hal baru itu adalah L mau menerima tawaran wawancaraku. Dengan begitu perkerjaanku bisa berjalan lancar.

Kududukan tubuhku di atas ranjangku. Melihat ke seluruh penjuru kamarku sembari berpikir apa yang harus kulakukan agar L mau menerima wawancaraku. Namun tidak ada sedikitpun ide yang terlintas dalam pikiranku. Apa yang harus kulakukan? Jika aku tidak mendapatkan persetujuannya, aku belum bisa menginjakkan kakiku di kantor. Aishh~

“sepertinya aku harus tetap memintanya tanpa ada strategi terlebih dahulu. Ppabo!” gumamku lalu melangkahkan kakiku menuju kamar mandi.

———-

“cahh~ mari kita periksa jadwal kalian hari ini.” Ucap manager infinite begitu mendapati member sudah selesai melakukan rutinitas pagi mereka.

“KBS Music Bank. Hmm.. semenjak comeback kalian lagi, kita semua akan sibuk.” Lanjut sang manager sembari menutup agendanya.

“aigoo~ lebih baik sibuk, daripada tidak ada jadwal sama sekali.” Keluh Sungyeol.

“heoll~ aku yang lelah. Ppabo!” keluh Sunggyu.

Pasalnya semua member infinite juga memiliki kesibukan sendiri selain kagiatan grup mereka. Sunggyu dengan kegiatan nyanyi solonya. Dongwoo dan Hoya dengan kegiatan sub-unit mereka. Myungsoo dengan kegiatan syuting dramanya. Sungjong dengan kegiatan MCnya. Begitu juga Woohyun yang memiliki kegiatan duo-nya dengan Key Shinee begitu juga dengan kegiatan syutingnya. Hanya Sungyeol sendiri yang memiliki sedikit kegiatan, walaupun kegiatan itu adalah syuting drama yang sama dengan Woohyun.

“na ddo.” Lanjut Myungsoo lagi.

“eyy~ kalau kalian tambah sibuk, itu artinya kalian tambah terkenal.” Nasehat sang manager.

“dengar itu.” Balas Sungyeol membuat Sunggyu dan Myungsoo mendesis.

———-

“yeoboseyeo..” ucapku begitu sambungan teleponku masuk.

“Min young eonni, naya..” lanjutku lagi.

“…”

“eonni, bisakah kau cari tau jadwal infinite hari ini?”

“…”

“geure? Berarti aku harus ke stasiun TV KBS sekarang.”

“…”

“ne, eonni. Gomawoyo.. keuno.” Ucapku lalu mengakhiri panggilan.

Saat ini aku sedang ada di dalam taksi. Karena Fei sunbae melarangku untuk datang ke kantor jika belum mendapatkan persetujuan L, aku memutuskan untuk langsung ke tampat dimana L akan melakukan kegiatannya.

“ahjushi, ke stasiun TV KBS ne?” pintaku sembari tersenyum.

“ne, Agassi.” Balas sang supir taksi.

———-

Begitu sampai di stasiun TV KBS, aku masuk ke dalam menghampiri meja receptionist.

“chogi.. dimana studio untuk music bank?” tanyaku begitu sampai di meja receptionist.

“ahh.. itu di..” sang receptionist menjelaskan arah studio yang akan dipakai untuk music bank.

“gamsahabnida.” Balasku begitu dia selesai menjelaskan dimana arah studionya.

———-

Akupun berhasil memasuki studio music bank. Walaupun tadi ada sedikit masalah, namun pada akhirnya aku bisa melaluinya. Aigoo~ syukurlah.

“kyaa~” teriakan para fans terdengar ke telingaku.

OMO~! Mengerikan sekali teriakan mereka hingga bisa sekuat itu. Ah iya.. disini bukan hanya infinite saja yang akan tampil, tapi banyak idol juga. Aigoo~ pantas saja teriakan ini lebih besar daripada hari sebelumnya.

“wuahhh~ suara teriakan fans sepertinya semakin kuat saja.” Ucap sang MC begitu acara dimulai.

“KYAAA~!” teriakan yang tadinya kuat bertambah semakin kuat.

“majjayo! Mereka sangat menantikan penampilan dari para idol kita hari ini.”

“geurom! Baiklah buat kalian yang sudah lama menunggu, kami akan menampilkan penampilan pertama dari salah satu boygroup yang sedang comeback.”

“apalagi kalau bukan INFINITE~!”

“KYAAA~!”

Ahh.. Infinite! Geure? Walaupun aku dating kesini tidak memakai strategi, setidaknya L harus tau bahwa aku ada disini dan tidak akan menyerah begitu saja. Karena kalau tanpa persetujuannya, aku tidak akan bisa kembali ke kantor lagi.

Aku melihat para member infinite sudah mengambil posisi di atas panggung. Setelah itu kudengar lantunan music mulai berbunyi.

Come save me, come save me..” suara Dongwoo memulai lagu tersebut.

gieokhaejwo ne seorapsoge.. gieokhaejwo ne jigapsoge.. naega itdeon heunjeokdeureul.. hanado ppajimeobsi saegyeojwo..” dilanjut Sunggyu yang bernyanyi dan memulai koreografi mereka.

chueokhaejwo geu sajin soge.. namaitdeon geu gonggan soge.. nae hyanggi da nae sumgyeol da.. sarajiji anke..”kali ini Hoya berjalan mendatangi.. eoh.. L!! Itu dia.

jebal nal jinachyeo un bomnalcheoreom.. baramcheoreom nochima.. Can you save Can you save me..” begitu Woohyun yang bernyanyi semua para member membalikkan tubuh mereka. L yang membalikkan tubuhnya, langsung melihatku dengan wajah terkejut, dapat dilihat dari kedua mata yang membesar begitu melihatku duduk sembari mengayunkan tanganku.

Iya, aku memperhatikannya sedari tadi begitu aku mengetahui dimana posisi L dan begitu mereka membalikkan tubuh mereka, aku langsung mengangkat tanganku dengan tujuan agar L dapat mengetahui aku ada disini. Syukurlah jika dia melihatku, karena sedari tadi juga teriakan para fans membuatku takut. Takut jika L tidak mengetahui aku ada disini.

Lagu masih berlanjut, namun pandangan mataku tidak pernah lepas dari L. Tidak tau karena apa mataku selalu tidak berhenti memperhatikannya. Padahal masih ada idol lain yang notabenenya satu member dengan L, dan aku juga yang sedikit menggemari dunia idol. Namun mataku tidak lepas dari L. sorot mata yang tajam itu membuat jantungku bergemuruh begitu cepat. Namun gemuruh jantung ini membuatku semakin ingin merasakannya. Mungkin karena itulah aku tidak bias berhenti memperhatikannya. Dan ini berlanjut selama 3 menit ke depan.

“wahhh~ itu tadi penampilan INFINITE. Sangat luar biasa bukan?” tiba-tiba saja suara MC membuyarkan pikiranku.

Ahh.. mereka sudah selesai nampil rupanya. Astagaa~ kemana saja dari tadi pikiranku? Matta! Aku kesini untuk meminta persetujuan dari infinite. Jika mereka sudah selesai tampil, apa mereka tetap berada disini ya? Apa yang harus kulakukan sekarang?

Haa~! Aku punya ide! Aku akan menunggu mereka di dekat receptionist saja. Dengan begitu aku bisa tau mereka sudah selesai atau belum. Hmm.. Bae Suzy, neo jinjja JJANGG~!

———-

“Yaa~ penampilan kalian benar-benar bagus tadi.” Sambut manager infinite begitu member infinite masuk ke ruang make-up mereka.

Tidak ada yang menyahut sambutan sang manager. Mereka lebih memilih untuk mengambil posisi duduk, dan memulihkan tenaga mereka. Lain halnya dengan Myungsoo, dia masih berdiri di dekat pintu sembari memasang wajah berpikirnya.

“YA~! Kim Myungsoo, kenapa kau berdiri disitu? Apa kau tidak lelah?” dumel Sungyeol yang terlihat kesal dengan Myungsoo.

“Myungsoo-ya.. aku perhatikan saat tampil kau tidak begitu konsentrasi. Ada apa?” Tanya Dongwoo khawatir.

“geu.. geure?” balas Myungsoo gagap.

“eoh.. untungnya para fans tidak begitu mengetahui kekurangan kita saat tampil tadi. Ada apa hyung?” lanjut Sungjong.

“hyung..” kali ini Myungsoo memanggil sang manager yang asyik dengan handphonenya.

“eoh.. waeyo?” balas sang manager.

“aku mau ke toilet sebentar.” Izin Myungsoo langsung melesat pergi tanpa mendengar jawaban sang manager.

“eyy~ kebiasaan. Langsung main pergi saja.” Keluh sang manager sembari menggelengkan kepalanya. Lalu melanjutkan kegiatan bermain handphonenya.

———-

(MYUNGSOO POV)

Saat ini aku sedang berjalan sendiri di lobby. Memang aku izin untuk pergi ke toilet pada mangaerku, namun itu hanya sebagai alasanku. Karena saat ini ada beberapa hal yang mengganggu pikiranku dan ini sangat penting untuk diselesaikan agar yeoja itu tidak menggangguku terus.

Semenjak aku tampil dan mengetahui bahwa dia ada disana menontonku, itu membuatku susah untuk berkonsentrasi. Apalagi melihat dia terus memperhatikanku, membuat pikiranku melayang. Astagaa~ ada apa denganku? Hanya karena jurnalis itu, aku jadi tidak karuan saat tampil tadi.

Dimana dia? Apa masih ada di dalam studio? Akupun masuk ke dalam studio lewat jalur backstage. Namun saat aku mencarinya di dalam, dia sudah tidak ada. Kemana dia pergi? Apa dia sudah menyerah? Hmm.. baguslah kalau begitu. Jadi aku tidak perlu repot menyelesaikannya. Namun tidak tau kenapa, hatiku terasa berat saat ini. Ada apa ini?

(MYUNGSOO POV END)

———-

1 jam.. aku sudah menunggu di depan receptionist salama 1 jam. Dan bukannya duduk, tapi aku berdiri. Jadi selama aku menunggu 1 jam, selama 1 jam pula aku berdiri. Astagaa~ kakiku pegal sekali. Malah aku menggunakan heels. Heoll~ pasti nanti varises.

Dimana L? sedang apa dia? Tadi aku menanyakan kepada receptionist, berapa lama program TV Music Bank berlangsung. Dan berdasarkan jawabannya, acara itu harusnya sudah selesai beberapa menit yang lalu. Jadi dimana L sekarang?

———-

Acara music bank baru saja selesai. Dan member infinitepun baru saja keluar dari ruang make-up mereka. Sembari berjalan, sang manager membuka notenya yang berisikan jadwal dari idolnya.

“eoh Myungsoo.. kau ada syuting lagi hari ini.” Ucap sang manager masih focus pada notenya dan melanjutkan pengecekan jadwal solo member infinite.

Masih saja mereka berjalan, namun sang manager sudah menyimpan notenya itu. Begitu mereka hamper dekat dengn receptionist. Mata sang manager melihat seseorang yang tidak asing baginya. Seperti seseorang yang baru dilihatnya kemarin. Bahkan dia masih ingat bagaimana Myungsoo memperlakukan orang itu semalam.

“Myungsoo-ya.. geu yeoja..” gumam sang manager kepada Myungsoo sembari menunjuk orang yang sedang berdiri sembari memainkan kakinya pada lantai. Mau tidak mau, Myungsoo-pun mengalihkan pandangannya ke arah yang ditunjuk sang manager.

Kedua matanyapun membesar begitu melihat pandangan yang ada di depannya. Benar saja, yeoja yang sedari tadi ada di pikirannya, saat ini sedang berada di hadapannya. Padahal baru beberapa menit yang lalu hatinya terasa berat saat berkesimpulan bahwa jurnalis cantik itu menyerah untuk meminta persetujuannya. Cantik?! Entahlah.. saat pertama kali jurnalis yeoja itu jatuh ke dekapannya, dia langsung mengambil kesimpulan bahwa dia memiliki fans secantik dirinya. Tetapi belum beberapa menit mereka bersama, yeoja cantik itu mengakui bahwa dirinya adalah jurnalis. Membuat Myungsoo mau tidak mau harus merasa kesal dan mengusirnya.

Myungsoo-pun berjalan dengan cepat, meninggalkan para membernya yang tercengang dengan kecepatan jalan Myungsoo.

———-

Masih saja dengan posisi berdiri, aku menunggunya. Karena bosan dan merasa pegal, kumainkan kakiku dengan lantai. Tidak tau sudah berapa lama aku bermain dengan lantai, tiba-tiba saja sebuah sepatu sneaker terlihat olehku.

“kenapa kau masih disini?” suara itu.. aku sangat mengenalnya.

“apa kau tidak lelah?” lanjutnya lagi, membuat kedua sudut bibirku terangkat.

Padahal baru suaranya saja yang aku dengar, tapi aku yakin itu dia. Saat ini perasaan bahagia menyeruak ke seluaruh tubuhku. Akhirnya dia datang.. orang yang kutunggu telah datang. Kemudian, kuangkat kepalaku agar aku bisa melihat wajahnya yang errr~.. tampan. Tidak perlu kutanya lagi pada diriku sendiri, siapa yang ada di hadapanku. Toh aku mengetahui siapa dia.

“L-ssi..” panggilku.

Namun tidak tau karena bahagia atau alas an lain, tenaga di kakiku menghilang dan membuatku jatuh.

BRUKK~

———-

(TBC)

Annyeong..

dan ini post terakhir untuk hari ini..

sekali tiga dalam satu hari, ahaha..

sebenarnya ini udah dipost di WPku, geunde belum sempat masukin ceritanya ke WP ini.

terakhir aku mau ucapin, HAPPY VALENTINE buat kalian semuaaaa~! ❤

Advertisements

4 responses

  1. dilla

    itu kenapaaa? lanjutt thorr

    February 14, 2015 at 9:25 am

  2. Rifa Hasna A

    kenapa dengan suzy?
    next thor 😉

    February 25, 2015 at 9:12 pm

  3. suzyholic

    Omonaaa..
    Ciyeee padaa aamaw perhatiaan gituu euuy..

    March 15, 2015 at 4:29 pm

  4. anyeong admin yg disini maaf sebelumnya mengganggu , aku mau mintak tolong nieh blog roll in blog aku , aku udh kok blog roll in blogmu 🙂

    July 10, 2015 at 9:20 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s