KIM MYUNGSOO FANFICTION

SWEET SCANDAL (Part 1)

sweet-scandal-screine

SWEET SCANDAL (Part 1)

Clairsaca

Poster by: rosaliaocha

Main Cast: Bae Suzy, Kim Myungsoo | Other Cast: Miss A member, Infinite member | Genre: Romance, Mature, Comedy, Sad | Rating: PG-16 | Length: Chaptered

Note: FF ini menggunakan Suzy POV. Jika tulisan bercetak tebal, maka itu merupakan Author POV.

Pernahkah kau merasa hidupmu tiba-tiba saja berubah?

Atau pernahkah kau merasa sesuatu yang bahkan tidak kau pikirkan, terjadi di kehidupanmu?

Seperti biang lala yang berputar ke atas, lalu berhenti sangat panjang. Atau seperti, seorang tukang sulap yang mengucapkan ‘abracadabra’ dan dalam sekejap kehidupanmu berubah.

Mungkin ada saatnya untukmu merasakannya. Tapi saat itu datang kepada seorang gadis berumur 21 tahun bernama Bae Suzy.

———-

Miss A Magazine, sebuah majalah entertain terkenal di Korea Selatan. Dimana majalah ini selalu menyajikan fakta, gossip, ataupun rumor dari kehidupan orang terkenal. Di dalam majalah tersebut juga menyajikan berbagai cerita lain yang menyangkut dunia entertain nasional maupun internasional. Dan disinilah aku bekerja.

Terduduk dan melamun di depan layar computer. Tidak tau sudah berapa hari aku begini. Semenjak artikel terkahirku keluar, editorku memintaku untuk beristirahat. Tapi satu pertanyaannya, SAMPAI KAPAN?!

“oh Tuhann~ Aku bosan tidak ada job. Seperti pengacara saja.” Keluhku lalu bersandar pada kursi kerjaku.

“pengacara? Pengacara apa?” tiba-tiba saja yeoja yang duduk di sebelahku membalas ucapanku.

“Pengangguran banyak acara, eon.” Jawabku  menopang daguku pada meja kerja.

“Mwoya.”

“geunde Min Young eonni, aku serius. Aku bosan kalau libur terus.”

“YA~! Justru kalau aku jadi kau, aku akan bersyukur. Aku akan liburan ke Hawai.”

“Heoll~ kalau kau ada uang untuk itu.”

Lee Min Young, dia adalah sunbaeku. Dia sangat lucu, ramah tapi sangat cerewet. Jika ada topik pembicaraan yang menarik buatnya, pasti dia tidak akan berhenti bicara. Dan jika sedang berkumpul dengan rekan kerja, dialah yeoja yang paling aktif disana. Geunde jika dia sudah bekerja, yakinlah pasti dia tidak akan meninggalkan mejanya sedetikpun. Yahh.. kecuali jika dia ingin buang air kecil atau buang air besar.

“Suzy..” suara yeoja yang memanggil namaku kini terdengar olehku.

“ne, Fei sunbae.” Jawabku langsung berdiri dari kursi kerjaku.

Fei sunbae, dialah si editor yang memintaku untuk beristirahat. Seorang yeoja yang digilai oleh karyawan namja disini. Penuh charisma, tenang, dan sangat dewasa. Jika aku bisa jujur, aku sangat mengaguminya.

“apa kau puas dengan istirahatmu?” tanyanya sambil memasang senyuman sexy-nya.

“sunbae, aku terlalu puas dengan liburanku. Apa sunbae tidak melihat sebentar lagi aku akan jenggotan?”

Fei sunbae hanya terkekeh geli.

“geure? Jadi apa kau ingin pekerjaan selanjutnya?” tanyanya sarkastik.

“JINJJA?!”

“geurom! Kau sudah siap untuk mendengarnya?”

Begitu dia bertanya seperti itu, otomatis aku langsung mengambil pena dan noteku.

“INFINITE.. Kau akan mengcover kehidupan seorang L Infinite.”

Aku membulatkan mataku.

“Full cover. Jadi..”

“JINJJA, SUNBAE?!” pekik kesenangan.

“eoh.”

“JEONGMAL?! Aku tidak salah dengarkan?”

“Iya, Bae Suzy.”

Kyaaa~ aku tidak menyangka akan mengcover seorang L INFINITE. Kuakui aku sangat suka jika berhubungan dengan idol K-pop. Justru aku sangat suka membahas idolnya daripada actor ataupun aktrisnya. Ya Tuhan.. Aku bersyukur Kau memberikanku istirahat panjang jika akhirnya aku mendapat job ini.

“Ingat Bae Suzy.. Ini adalah full cover. Sangat berbeda dari jobmu sebelumnya. Usahakan kau bisa mendapatkan sesuatu yang menarik.”

“ne, sunbae!” jawabku semangat.

———-

Di lain tempat, tepatnya di backstage sebuah acara music K-pop. Ada 7 orang namja berada di ruang make-up di backstage tersebut. Tampaknya mereka baru saja selesai dengan schedule hari ini. Terlihat bahwa sekarang manager mereka merapikan barang keperluan mereka untuk penampilan mereka tadi.

“cahh~ setelah ini kalian tidak memiliki schedule lagi. Jadi kalian bebas untuk beristirahat.”

“ahh.. akhirnya.” Ucap namja bermata segaris begitu mendengar pernyataan sang manager.

“ahh.. Kecuali kau, L. Kau ada syuting drama hari ini.”

Namja yang dipanggil dengan sebutan ‘L’ itu langsung menoleh kepada sang manager. Memperlihatkan muka datar tanpa ekspresi, dia hanya menganggukkan kepalanya pertanda dia tau.

“YA~ Hyung.. Kau sudah tidak di panggung lagi. Kau sekarang bisa jadi Myungsoo.” ejek namja yang memiliki wajah manis nan imut seperti yeoja.

“Mwoya! Neo!” kesal L atau Myungsoo saat mendengar ejekan terhadap dirinya.

“eoh.. woah.. Myungsoo kita kembali.” Lanjut namja berbibir tebal.

“Hyungg~” kali ini Myungsoo memekik.

“Sungjong, Dongwoo.. tidak semestinya kalian mengejek Myungsoo begitu. Sunggyu, urus anak-anakmu ini ne? Aku akan mengantar L ke lokasi syuting dulu.”

“ahh.. jadi kami memakai mobil yang satu lagi.” jawab salah satu namja lagi.

“ne, Woohyun. Kau bantu Sunggyu untuk mengurus adikmu ini ne?” pinta sang manager kepada namja bernama Woohyun tadi.

“arraseo, hyung.” Jawab Woohyun patuh sembari mengeluarkan aegyo-nya.

“Hyung, aku titip Myungsoo ya.”

“Mwoya.” Balas Myungsoo sembari menatap tajam teman satu bandnya itu.

“gokjeongma, Sungyeol-ya. Dia akan aman-aman saja.”

“aishh~ Hyung.. kajja. Aku tidak mau terlambat.” Tegur Myungsoo sekaligus sedikit mengeluarkan emosinya.

———-

“Taksii~” pekikku sembari mengayunkan tanganku guna memanggil taksi yang sedang lewat.

Saat ini, aku sedang pergi menuju tempat lokasi syuting L. Aku mendapat berita dari fans-fans L yang satu kantor denganku bahwa dia sedang menuju ke lokasi syutingnya. Dan kata fans L lagi, dia sedang syuting drama ‘My Loveable Girl’ bersama idol k-pop ternama. Tentu saja ada aktornya juga.

“Pak.. disini saja. Ini uangnya.” Kataku buru-buru turun dari taksi begitu sampai di lokasi syutingnya.

“Woahh~” ucapku kagum begitu melihat pemandangan pertama disana.

Padahal L-nya belum kelihatan, tapi fansnya udah banyak banget yang berkumpul disini. Daebakk~!

Tinnn~ seketika klakson berbunyi. Otomatis aku lompat kecil di tempat. Aku melihat mobil van yang biasanya memang dipakai oleh idol-idol berada di hadapanku.

“ahh.. aku menghalangi jalan mereka.” Gumamku begitu sadar aku menghalangi jalan mobil itu. Kemudian, aku menundukkan kepalaku pertanda aku meminta maaf. Lalu pergi menuju tempat fans L berkumpul.

———-

Di dalam mobil van tersebut, seorang idol namja mendengarkan lagu menggunakan headphones. Seolah berkata ‘jangan bicara denganku’. Namun walaupun begitu, sewaktu mobil yang dikendarainya berhenti, dia memalingkan wajahnya dari handphone-nya menuju seorang yeoja yang sudah menghalangi jalan mobilnya itu.

Tidak tau karena alasan apa, dia sangat menatap intens yeoja itu. Yeoja dengan rambut panjang bergelombang. Namun beberapa detik dia memandang yeoja itu, dan mobilnya perlahan melewati yeoja itu, saat itu juga dia memalingkan wajahnya kembali kepada handphonenya.

———-

“Itu mobil vannya L. L sudah datang.. L sudah datang..” pekik seluruh fansnya sambil menyiapkan kamera mereka.

Sedangkan aku yang sudah berada di tengah kumpulan fans-fans ini, terjepit! Aigoo~ tidak kusangka sebanyak ini fansnya L.

“Kyaa~ dia keluar! Dia keluar!” pekik mereka lagi.

“arghh~ auww~a.. appo.” Keluhku karena aku terjepit sekaligus di lempar kesana kemari.

Astagaa~ apa mereka tidak bisa berhenti? Aku pusing jika terus begini. Ahh.. MATTA! Aku kesini untuk artikel majalah tentang L. ini kesempatanku agar aku bisa meminta waktunya untuk interview.

“L~ arghh~ bisa minta waktu.. auw~ mu?” itulah kata-kata yang aku keluarkan. Tapi sayang, dia tidak mendengarnya.

“L~ ehh..” tiba-tiba saja aku merasa tubuhku di dorong kedepan dan membuatku hilang keseimbangan.

DUGG~ aku sudah mempersiapkan tubuhku untuk merasakan sakit karena terjatuh. Hmmm.. Geunde, kenapa aku tidak merasakan apa-apa? Kenapa tubuhku tidak menyentuh tanah? Terus, kenapa sangat hening? Apa aku sudah di surga? OMO~!

“Kyaa~ beruntung sekali dia!” pekikkan fans L tiba-tiba saja terdengar.

Aigoo~ syukurlah. Kukira aku sudah mati. Setelah tau bahwa aku masih hidup, kubuka mataku perlahan, dan semakin lebar mata ini terbuka semakin terkejut saat aku mendapati bahwa L menahan tubuhku dengan kedua tangannya yang kokoh. OMO~!

“eoh? Joesonghabnida.” Ucapku seraya bangkit berdiri dari kedua tangannya.

“gwenchana.” Balasnya singkat.

Aku hanya tersenyum tipis mendengar jawabannya yang terkesan singkat dan agak dingin. Ahh.. MATTA! Aigoo~ kenapa aku bisa lupa Lagi? Aku kesini agar bisa mendapatkan izinnya untuk interview.

“ehm.. L-ssi, bisakah saya meminta waktu anda?” tanyaku begitu melihat dia mau melangkahkan kakinya.

Dia hanya menatapku heran. Tidak ada jawaban yang keluar dari bibirnya. Hanya diam sembari menunjukkan ekspresi wajah yang bingung dan terkesan.. errr~ imut.

“L-ssi.. anda harus di make up sekarang. Sebentar lagi syuting scene anda.” Salah satu staff memanggilnya.

“Baiklah. L-ya, kajja.” Seseorang yang kemungkinan adalah managernya, mengajaknya untuk segera pergi.

“ehh..” kataku begitu melihat dia akan pergi lagi.

Tidak tau karena apa, dia yang tadinya mau pergi lagi, kembali menghadapku. Lalu tersenyum manis. DEGG~

“ikut aku.” Pintanya singkat lalu berjalan terlebih dahulu.

Terkejut.. aku hanya menganggukkan kepalaku dan berjalan dibelakangnya.

———-

Sesampainya di ruang tata arias, sembari Myungsoo bersiap, matanya memperhatikan Suzy dari atas hingga ke bawah. Tidak tau pikiran apa yang hinggap di kepalanya. Tiba-tiba saja..

“Kau fansku kan? Mana kertasnya biar segera aku tanda tangan.”

Suzy tersentak kaget mendengar pertanyaan Myungsoo yang mengatakan bahwa dia adalah fans Myungsoo. Jelas saja terkejut, dia memang poenggemar k-idol, tapi tidak terlalu mendetail seperti orang-orang di luar sana.

“ne? ahh.. ahh.. tujuanku kesini..”

“Hyung, tolong ambilkan kertas dan pena. Aku harus segera syuting.”

“L-ssi..” Suzy hanya mendesahkan nafasnya. Mungkin dia berpikir yang aneh-aneh tentang Myungsoo sekarang.

“Agassi, apa anda memang menginginkan tanda tangannya?”

“YA~! KIM MYUNGSOO..” tiba-tiba saja teriakan mengganggu aktivitas kami.

Sontak seluruh penghuni ruangan tersebut melihat kea rah pintu yang terbuka dengan seorang yeoja yang terlihat agak kesal.

“Jung Soojung, sudah kubilang jangan panggil namaku seperti itu.”

“molla, like I care so much. YA~ ppali! Kita harus segera menyelesaikan syuting ini. M,inhyuk oppa sudah menungguku.”

“tch.. dasar yeoja pecinta lelaki.”

“MWO?!”

“Aishh~ sudahlah, L. dan Agassi.. seperti yang kutanya. Apa urusanmu dengan L?”

“nugu?” tanya Soojung lagi, namun diacuhkan oleh yang lain.

“Annyeong haseyo.. Nama saya Bae Suzy dari majalah MISS A. saya kesini karena ingin meliput kehidupan L, dan itu full cover.”

Myungsoo membulatkan matanya seketika. Namun beberapa detik wajahnya itu berubah menjadi kesal, dan tidak suka. Kemudian Dia menatap Suzy dengan tatapan dingin dan tajam.

“Kalau begitu sekarang kau bisa pergi karena kita tidak ada urusan sama sekali. Silakan pergi.” Perintah Myungsoo dingin membuat Suzy terkejut seketika.

Suzy mencoba memandang wajah Myungsoo. Namun begitu memandangnya, dia memalingkan wajahnya seketika. Tidak tau kenapa kepercayaan dirinya saat ini menurun melihat betapa murkanya wajah Myungsoo.

“Agassi, maaf.. bisakah kau keluar sekarang? Sebelum L berbuat sesuatu.”

Suzy hanya menghela nafas panjang. Sekarang, apa yang harus dilakukannya? Ini pekerjaannya, namun sudah ada saja tantangan yang menerpanya. Suzypun memutuskan untuk keluar dari sana dengan bahu yang sudah melemas.

“Myungsoo, kau terlalu dingin dengannya.” Kritik Soojung. Namun yang ada mendapat death glare dari Myungsoo.

———-

Aku mendudukkan diriku di depan mejaku begitu aku sampai di kantor. Mendapatkan tatapan mata seperti itu saja sudah membuatku lelah, apalagi nanti dengan komennya tentangku. Aigoo~ kalau begini lebih enak untuk mewawancarai k-aktor. Mereka semua ramah. Walaupun aku tidak meliput kehidupan pribadi mereka, hanya mewawancarai mengenai kejadian yang menimpa mereka. Tapi, heyy.. jika diwawancari karena ada seusatu bukankah lebih menyakitkan, daripada meliput tentang keseharian mereka yang tidak ada hubungannya dengan rumor ataupun gossip mereka sendiri. Astagaa~ pulang dari sana, aku membuat pikiran yang berat seperti ini.

“bagaimana? Apa dia memberikanmu izin untuk meliput tentang dirinya?” Tanya Min eonni padaku.

Aku hanya menggelengkan kepalaku lemah.

“kalau tanda tangannya? Ohh.. ayolah, pasti sebelum itu, dia sempat memeberikanmu tanda tangannya kan?” tanyanya lagi kali matanya dipenuhi dengan cahaya-cahaya.

Aku masih saja menggelengkan kepalaku, tidak memedulikan tatapannya yang penuh harapan itu.

“ohhh.. astaga.”

Aku hanya menganggukkan kepalaku.

“ohh.. astaga.” Gumamku juga sembari meletakkan kepalaku di atas meja.

“bagaimana hari ini, Bae Suzy?” tanya Fei sunbae begitu sampai di meja kerjaku.

Aku menegakkan tubuhku di kursi, lalu menatapnya dengan mata puppy eyes. Aku memohon agar diberikan pekerjaan lain saja. Walaupun tidak full cover, tidak masalah.

“ahaa.. tidak ada satupun karyawan disini yang boleh menggunakan mata itu.” Jawabnya seolah dia tau apa yang terjadi.

“tapi, sunbae.. dia mengusirku.”

“dan kau menurutinya? Seorang jurnalis tidak akan dikatakan jurnalis, jika bahan artikelnya tidak selesai. Apalagi itu full cover. Ahh.. no, no.” tegurnya lagi.

“tapi, sunbae..”

“tidak ada tapi-tapi. Kau pasti punya jalan keluar untuk ini kan?” senyumnya padaku seolah berkata ‘kau akan berlibur panjang lagi, jika yang satu ini tidak selesai’. Dan seketika itu juga membuat bulu kudukku naik.

“ahh.. n.. ne, sunbae.” Jawabku ketakutan.

———-

(TBC)

Annyeong, semuanya.

masih ingat aku kan?

yang ngepost three shot? THE WORD IF..

semoga kalian semua gak lupa.

hari ini, aku akan membawakan cerita antara idol dan juga seorang jurnalis.

dan masalah THE WORD IF, sepertinya harus dihold dulu. belum ada ide untuk lanjutan ceritanya.

Advertisements

10 responses

  1. dilla

    seruuuu thorr lanjutt ya

    February 14, 2015 at 9:15 am

  2. Ini kan dah pernah dipost ya thor?

    February 14, 2015 at 9:42 am

    • Udah di WPku.
      Ehehe..

      February 14, 2015 at 11:31 am

  3. izin baca ya thor 😀

    February 15, 2015 at 12:14 am

  4. NICE

    February 15, 2015 at 12:32 am

  5. rahmadani fitria

    Annyeong author ,, aku pendatang baru nihh ,, ff nya bagus thor next yaa thor

    February 22, 2015 at 1:05 pm

  6. Anna

    Keren thor..kenapa Myung tiba tiba badmood gitu pas tau Suzy jurnalis ya??
    Ckckckc..penasaran

    February 23, 2015 at 11:36 am

  7. Rifa Hasna A

    jinjja daebak thor 🙂

    February 25, 2015 at 8:56 pm

  8. suzyholic

    Omoo..
    Gileeee.. langsung berubah gitu L baru bilang suzy jurnaliis..
    Omonaaa.. bisaa ga suzy dikasi ijin samaa l ? Penasaraan

    March 15, 2015 at 4:13 pm

  9. niluh

    huaaaa l begitu amat 😦

    March 23, 2015 at 6:06 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s