KIM MYUNGSOO FANFICTION

A sweet confess (Part 1)

dgasfh

A sweet confess

Author: fabchicken

Main cast: Bae Suzy, Kim myungsoo

Other cast: ( cast sewaktu-waktu bertambah)

Genre: Romance

Length : chaptered

Disclaimer: semua cerita, karakter, alur dan setting adalah berdasarkan murni dari pemikiran author sendiri, jika ada kesamaan harap di maklumi.

Happy reading~

 

PART 1

 

Tidak ada pagi cerah, tak ada senyum cerah dan tawa bahagia kala hujan kembali mengguyur disertai sahutan petir yang sesekali begitu membuat telinga agak pengang.

Ruangan luas itu masih disesaki banyak kerabat keluarga yang tengah berduka atas kepergian seorang wanita dermawan membuat siapapun yang mengenal dirinya dengan baik ikut menangisi kepergiannya.

Sebaliknya dengan seorang yeoja berumur 15 tahun yang entah sejak kapan dirinya masih berdiri didepan sebuah altar memandangi bingkai foto ibunya sendiri. Sedari tadi dia hanya diam mematung tanpa menangis. Mengetahui ibunya benar-benar pergi meninggalkannya, ia hanya diam tanpa sedikitpun mengeluarkan air mata walau perasaan sakit masih setia menyanggupi hatinya.

“suzy-ah..”

Sebuah suara menyadarkan yeoja itu dan langsung menoleh kesumbernya. Seorang namja bermata sipit tersenyum tipis kearahnya sambil melambaikan tangan menyuruh yeoja itu segera menemuinya.

“oh, oppa wae?”tanya suzy

“gwanchana?”tanya namja sipit itu –sunggyu.

Suzy mengangguk terseyum cerah meyakinkan kalau dirinya memang baik-baik saja. Sunggyu terlihat khawatir melihat keadaan sepupu semata wayangnya itu sedari tadi hanya melamun melihat foto ibunya. Ia tidak akan heran melihat suzy tidak menangis sedikitpun, karna daridulu suzy tak pernah menangisi apapun semenjak ayahnya meninggal sewaktu ia masih duduk dibangku sekolah dasar. Yeoja itu mengatakan jika ia menangis, berarti ia lemah, dan menangis bukanlah suatu hal yang dapat merubah segalanya dan tak dapat menyelesaikan masalah. Menangis baginya adalah sia-sia. Seperti itulah penuturan yeoja itu terdahulu.

“kau belum sarapan sejak tadi, ayo kau harus mengisi perutmu dulu”

“ne oppa” ucap suzy nurut dan mengikuti kakak sepupunya dari belakang.

Suzy mengehela nafas pelan mendapati ruangan yang akan ditempatinya untuk sarapan justru masih dipadati oleh orang-orang disana.

“kita duduk disana saja”tunjuk sunggyu pada sebuah tempat yang terdapat beberapa namja yang sedang mengobrol serius sambil memakan sarapannya.

“mereka ini teman teman ku suzy-ah, mereka orang yang baik jadi jangan sungkan untuk meminta bantuan pada mereka, ne?”

“ne oppa”

“baiklah duduk dulu, aku akan mangambilkan mu sarapan.” Sunggyu pun beranjak setelah suzy benar-benar menempati tempat nya disebelah beberapa namja tadi.

“aku hoya, aku turut berduka cita atas ibumu suzy-ah”

“ne oppa, kamsahamnida mau datang” jawab suzy riang membuat hoya dan yang lainnya agak bingung dengan reaksi yeoja itu.

“aku woohyun dan di sebelah ku ini myung…. ya! Kau melamun eoh?”pekik woohyun menyikut rusuk yang bernama myungsoo itu. Myungsoo hanya meringis, namun kembali diam saat suzy sudah menatapnya berbinar dan senyum riangnya lagi. Yang benar saja yeoja itu bersikap biasa saja saat di ibunya meninggalkannya, pikir myungsoo takjub. Lamunannya buyar ketika sunggyu kembali dengan nampan berisi sarapan untuk adiknya.

“makan yang banyak suzy-ah” sahut sunggyu sambil mengusap rambut suzy sayang. Dalam hatinya kini hanya terus berdoa dan menyemangati yeoja itu untuk tetap bertahan tanpa harus bersedih. Mulai saat ini suzy adalah tanggung jawab sepenuhnya.

 

7 tahun kemudian.

Namja itu menggeliat malas ditempatnya sesekali mengumpat karna sinar matahari pagi sungguh mengganggunya. Selama beberapa hari ini tidurnya kurang nyaman karna harus tidur di sofa ruang tengah apartemennya yang berantakan bak kapal pecah. Banyak lembaran-lembaran kertas yang berhamburan disekitarnya. Sebagai mahasiswa tingkat akhir dan baru memulai pengalaman kerja pertama kali, bukanlah hal mudah seperti yang di bayangkannya. Belum lagi ia harus menerima ujian atau kuis mendadak dari dosennya dan tepat pula sebuah pekerjaannya yang terlalu sayang untuk ditolaknya.

Myungsoo baru benar-benar terbangun saat ponselnya berdering nyaring, ia mengumpat tak jelas namun segera mengangkat telpon itu.

“yeoboseyo…”

“oppa gawat!!”sahut suara yeoja diseberang ragu namun terdengar mendesak.

“ada apa naeun?” jawab myungsoo malas sambil bangkit mengerjapkan matanya berulang kali. Ia memerhatikan pantulan dirinya di sebuah kaca yang terdapat diruangan itu lalu mendesah lagi. Sungguh malang wajah tampannya yang kini dihiasi lingkaran hitam di bawah matanya.

“klien itu protes karna beberapa bagian lokasi tidak sesuai keinginannya, eottokhe?”

“yasudah kau bisa rombak lagi memangnya susah?” myungsoo menguap lebar beranjak dari tempatnya menuju dapur untuk minum, berbicara di pagi hari seperti ini makin membuat tenggorokannya perih.

“bukan itu masalahnya, oppa!”

“ada apalagi naeun? Apa bicara ku tak jelas?”

Myungsoo hampir tersedak saat mendengar penjelasan yeoja diseberang

“MWO??”

“mianhae oppa.”

“yya son naeun.. kau!!Aisshh..”

Myungsoo menutup telepon tanpa pamit sambil mengacak acak rambutnya frustasi. Lengkap sudah deritanya pagi ini.

Setelah berbenah myungsoo buru-buru berangkat kekampusnya mengingat ia punya jadwal kuliah pagi dan mesti menyerahkan proposal yang dikerjakannya semalam demi sebuah gelar sarjana.

“yya, kim myungsoo!”pekik seorang namja jakung dengan nada nyaringnya membuat myungsoo hanya menghela nafas, entah untuk yang keberapa kalinya di pagi ini.

Sungyeol hanya tersenyum jail melihat reaksi sahabatnya agak kurang enak, dan sunyeol sungguh tau apa artinya itu.

“kau tidak lupa kan tentang kencan kita?” katanya tersenyum riang.

Myungsoo memandang temannya dengan tatapan jijik. Kencan? Yang benar saja namja kekanakan ini. Batin myungsoo

“aku tak bisa hari ini, aku harus menemui klien ku yang menyebalkan itu, ah aniya naeun lah yang menyebalkan karna kecerobohannya dia membuatku stres dengan pekerjaan ku.sial!”gerutu myungsoo tanpa menyadari bahwa sungyeol hanya menahan tawanya. Sudah sering ia mendengar keluhan myungsoo yang sama, tapi kali ini yang lebih parah karna sekalipun myungsoo berteriak mengumpat seperti tadi dan membawa nama naeun –asisten myungsoo- dalam masalahnya.

“baiklah, besok-besok juga tak apa. Asal kau tak ingkar dengan janjimu mengencaniku” kata sungyeol memelas. Dan sekali lagi myungsoo menatap temannya jijik setidaknya ia bisa meluapkan kekesalannya pada sungyeol walau ia tau kalau sungyeol tak bisa memberinya saran atau dukungan sekalipun.

***

Ingatan yeoja itu kembali pada sebuah email yang diterimanya dua tahun lalu. Yeoja itu terkejut tak khayal sampai apa yang diharapkannya selama ini tiba-tiba terjawab dengan isi email tersebut.

Dan kali ini ia ingin kembali untuk membuktikan bahwa apa yang dipelajarinya selama ini di negri orang bukanlah hal sia-sia.

“tunggu saja. Aku hanya mengulur waktu dan ingin membuktikannya sendiri”ucap yeoja itu sambil tersenyum penuh arti.

Taksi yang ditumpanginya berhenti tepat di depan sebuah cafe minimalis bercat coklat dan tercium bau khas kopi dari dalam sana. Yeoja itupun segera turun setelah membayar taksi, namun saat taksi mulai berjalan jauh, ia baru teringat sesuatu.

“god!! Koperku!”pekiknya pelan namun detik berikutnya ia tersenyum segera melenggang kedalam cafe seperti yang dikatakan yeoja yang menelfonnya beberapa menit lalu setibanya di korea.

Yeoja itu bersenandung ria terus melangkah ke sebuah meja yang diyakinitempat seseorang itu menunggu kedatangannya.

“maaf membuat mu menunggu lama, kim myungsoo-ssi.” Ucap yeoja itu menarik kursi nya dan segera duduk.

Sesaat kemudian namja di depannya itu hanya terperangah dengan tatapan mata seolah tak percaya dengan pengelihatannya.

“eii.. tidak usah sekaget itu” katanya lagi dengan semburat manis yang muncul di pipinya.

“k..kau!”

“oraenmanida kim myungsoo-ssi ah aniya, apa aku harus memanggil mu opppa?”

“bae suzy?”

“ah, kukira kau lupa dengan ku ini.” Myungsoo mengatupkan bibirnya rapat-rapat dan begitu tenggelam dengan lamunannya.

 

#flashback

 

Suzy menikmati siaran tv nya dengan sekali tawa yang keras memenuhi ruangan tersebut beberapa kali pula sunggyu menegurnya dan pada akhirnya ia menyerah karna seakan yeoja itu tak mengindahkan perkataannya.

“uah.. jinjja! Hahah perutku sakit! Hahaha” gelaknya makin tak tahan sambil meremas perutnya. Serial tv yang di tontonnya memang sangat menghiburnya melupakan segala kepenatan akan tugas sekolahnya.

“yya! Aishh… percuma.” Gerutu sunggyu segera membuka pintu rumah karna semenjak tadi teman-temannya berdiri disana tentu saja kesal menungggu sang pemilik rumah tak kunjung datang.

“aish hyung kau tak liat di luar panas sekali eoh?”sungut woohyun langsung di angguki beberapa namja lain di belakangnya.

“mian. Aku kira suzy sudah membuka pintu untuk kalian tapi nyatanya.. seperti ia menyumbat telinganya. Dasar yeoja itu” ucap sunggyu segera mempersilahkan teman temannya masuk atau ia harus mendengar omelan dari mulut cerewet woohyun.

“HAHAHAHHAHA” suara suzy membuat mereka mengelus dada tak menyangka suara yeoja seperti itu bisa terdengar keras sekali.

“yya yya! Pelankan suaramu itu, kau tak malu dengan tamu ku eoh?”sungut sunggyu tak sabaran

“ah cerewet sekali, urus urusan mu sendiri oppa! Jangan menggangggu ku!”

Kali ini sunggyu tak berniat membalas perkataan suzy membuatnya tambah kesal dan lagi teman-temannya hanya menahan tawa sekuat tenaga.

Sunggyu menghela nafas panjang dan akhirnya menuntun temannya kekamar tepat dilantai dua.

“uah yeoja itu benar-benar…”desah sungyeol dan tertawa mengingat ekspresi masam sunggyu setelah di bentak adik nya sendiri.

“apa sikapnya memang seperti itu hyung?”kini giliran woohyun bersuara

“ya. Tapi lebih baik seperti itu dari pada diam, dia seperti mayat hidup jika diam.”

“wae?”

Sunggyu mengidikkan bahu tak kunjung mengerti dengan kepribadian dengan adiknya selama ini. Ia benar-benar tak mengerti.

“yya! Myung, kau melamun lagi eoh?aishh…..”

Myungsoo hanya melirik sekilas pada teman temannya namun tak memberi tanggapan. Ia tiba-tiba bangkit lagi menuju pintu.

“kau mau kemana?”tanya sungyeol tanpa mengalihkan pandangan dari layar tv yang memainkan karakter dirinya sebagai naruto yang bertarung dengan woohyun sebagai kakashi.

“aku haus”

“sekalian ambilkan kami soda, ne?”ucap sunggyu kemudian dan tanpa membantah, myungsoo segera kedapur.

Sesampainya di dapur, myungsoo agak berat melangkah menuju lemari es melihat suzy sepertinya sibuk sendiri di sana.

“kenapa berdiri disana?” pertanyaan suzy membuatnya kaget dan segera mengambil beberapa kaleng soda dari lemari es.

“cha.. semoga rasanya sesuai harapan ku.”gumam yeoja itu dan menoleh pada myungsoo yang masih berdiri disana memandang nya bingung.

“kebetulan sekali kau ada sini.. myung..myung..”

“myungsoo.” Potong myungsoo pelan

“ah iya myungsoo, aku ada permintaan sebelum kau kembali ke neraka itu.”

“neraka?”ulang myungsoo bingung. Memangnya aku titisan setan sampai berkata seperti itu?pikir myungsoo kesal.

“kamar sunggyu oppa berarti neraka bagiku. Dan bagiku sungggyu oppa adalah kepala kerajaan neraka hahaha” gelak suzy tanapa dosa. Sesaat kemudian ia menyodorkan sepiring pasta pada myungsoo namun dibalas dengan tatapan bingungnya.

“kau harus mencoba buatan ku. Aku ingin meminta pendapat mu myungsoo.”

“kau tak sopan sekali, aku bahkan lebih tua darimu.”gerutu myungsoo melipat kedua tangannya depan dada.

“aih memanggilmu dengan ‘oppa’ sangat tidak cocok. Kau bahkan terlihat seumuran denganku.”

Aishh yeoja ini. Rutuk myungsoo lagi dalam hati.

“baiklah, aku akan coba” kata myungsoo akhirnya dan meraih piring itu dari suzy. Ia menyendokkan pasta kedalam mulutnya sambil berfikir rasa apa yang akan muncul di otaknya setelah mengecap pasta itu. Detik berikutnya, myungsoo terdiam memandang suzy dan pasta itu bergantian.

“eotthae? Masitta? Eoh?” tanya suzy

“ehmm ya pasta buatan mu enak. Tak beda jauh dari dari aslinya..”

“jinjja? Uahh kalau begitu aku berhasil dengan masakan pertama ku. Gomawo myungsoo.”

Myungsoo mengangguk tersenyum dan segera berlalu setelah mengembalikan piring itu pada suzy. Semenjak hari itu pula senyum suzy tak hentinya merekah.

 

#flashback end

 

“eoh bae suzy?” sapa sebuah suara membuat yeoja itu menoleh dan langsung tersenyum lebar sambil melambai ke arah woohyun dan hoya.

“kau sudah sampai rupanya. Jadi tak sabar bertemu dengan mu lagi di acara talkshow nanti” suzy mengangguki ucapan woohyun namun tak berniat membalas karna myungsoo mulai mendesah.

“bukan kah kau kesini untuk membicarakan rumahmu?” sela myungsoo dengan nada datar nya kini sibuk mengamati kertas yang terdiri dari garis-garis tak beraturan diatasnya.

“ah matta. Eotthae? Apa aku bisa mendapatkan rumah yang ku mau hari ini juga?”tanya suzy tak kalah. ada senyum kecil tercipta dari bibirnya menyadari raut wajah myungsoo kembali tak enak.

“masalah itu… kurasa aku butuh dua bulan untuk menyelesaikannya. Kau tau merenovasi bangunan yang sudah jadi itu tidak mudah.”

“baiklah. Jika saja kau atau asisten mu tidak teledor dengan hal ini, mungkin aku bisa menempati rumah baruku saat ini. Aigoo aku lelah sekali, belum lagi besok aku harus syuting CF dan koperku…. “

Myungsoo meringis merasa bersalah dan berulang kali meminta maaf pada suzy mewakili dirinya dan naeun asistennya yang ceroboh.

“gwanchana, tapi aku pusing, dimana aku akan tinggal setelah dari sini? Aku tak punya keluarga satupun disini dan sunggyu oppa… ah dia menelantarkan ku.” Suzy memijit keningnya yang tak berdenyut sekalipun.

“aku akan mengantar mu mencari hotel, eotthae? Hitung-hitung sebagai permintaan maaf ku”

Suzy mendelik tak enak tapi bukan jawaban itu yang diinginkannya dari myungsoo, ia melirik woohyun dan hoya sebentar meminta pertolongan dari kedipan matanya, namun keduanya hanya mengidikkan bahu.

“kau ingat aku tak punya uang sekarang kan?” gumam suzy pelan takut-takut salah bicara atau keinginannya tak akan terwujud.

“bagaimana kalau suzy di apartemen mu saja myung? Kau tidak kasihan dia baru saja mendapat musibah?”sela woohyun langsung diangguki hoya.

“keurom, hanya sampai kopernya ketemu. Iyakan suzy?”

Suzy mengangguk lagi dengan tatapan memelas. Bukan kah dikediaman myungsoo lebih aman? Setidaknya dia tak perlu membayar ongkos hotel.

“kenapa mesti aku?”tunjuk myungsoo pada dirinya sendiri pasalnya bisa saja hoya sang playboy itu menawarkan flat untuk suzy dan apartemen woohyun sendiri.

“jika bertanya dengan pendapat sunggyu hyung tentang ini, dia akan lebih percaya padamu dari pada kami ini”jawab hoya seadanya kini tengah menyantap pasta nya dengan lahap.

“maja”

“aihh baiklah tapi hanya sampai koper mu kembali, arasseo?”

“assa! Ayo kita pulang, aku sudah lelah myungsoo-ah”

“oppa, aish yeoja ini tidak sopan sekali.”cibir myungsoo segera bangkit dan pamit ketika suzy sudah menariknya keluar dari cafe.

“bagaimana yah reaksi myungsoo jika tau hal ini” kekeh hoya sepeninggal sepasang yang menurutnya sangat serasi itu.

“babo, dia pasti senang.”
TBC

 

 

 

Advertisements

21 responses

  1. Patria Gurasi Sanjiwini Dharmista

    Suzy ada udang dibalik hati ya sama myungsoo

    July 9, 2014 at 9:48 am

  2. farah dhiya

    Akhr ny d wp nhe ngpost jg yg myungzy…
    Ak myungzy shipper al ny…

    D tunggu part slnjtny…

    July 9, 2014 at 9:59 am

  3. Prameta

    Lucu bgt suzy boongin myungsoo,biar suzy bsa dket sm myung,,heheheh,dtunggu next partny thor

    July 9, 2014 at 10:00 am

  4. Padahal suzy pengen tdur d arpartemen myung hehehe, beralasan ajha

    July 9, 2014 at 11:14 am

  5. Wah ada ff myungzy. 🙂
    Emangnya apa yg direncanakan hoya dkk? Apa mereka berniat menjodohkan myungsoo dan suzy?
    Next thor. 🙂

    July 9, 2014 at 11:26 am

  6. yya reaksi apaan tu pas kopernya kebawa taksi. Aigoo… suzy naksir myung ya. dan soal renovasi rumah dia emang sengaja ya. ah penasaran nih

    July 9, 2014 at 12:20 pm

  7. KIMBAE

    Suzy naksir Myungmyung yah???
    Trz Myungmyung gk taw yaah kalo Suzy suka ama dya???
    Myungzy itu manis bgt,, Suzy bahkan rela kopernya hilang demi Myungmyung….hihihi
    Dan semoga aja Naeun gk tertarik ama Myungsoo….
    Next part ditunggu thor,,
    Fighting….
    Myungzy jjaaannngg……. Author jjaanngg….

    July 9, 2014 at 12:29 pm

  8. dilla

    lanjuttt thorrr

    July 9, 2014 at 12:31 pm

  9. Haha..kayanya suzy punya rencana nii..
    Lanjut thor..

    July 9, 2014 at 1:38 pm

  10. fitri

    maksudnya?
    aku pnsaran sama mksud hoya yg katanya myung bakal seneng(kira2 tau hal apa yah)
    ditunggu nextnya

    July 9, 2014 at 2:03 pm

  11. april

    Ditunggu next chap nya . . .

    July 9, 2014 at 2:30 pm

  12. maksudnya???? tau tentang apa?
    tau klo suzy suka ama myung???

    July 9, 2014 at 2:41 pm

  13. kuchiki

    Modus suzy,kkk

    July 9, 2014 at 3:19 pm

  14. New FF MyungZy 😉

    Next

    July 9, 2014 at 3:37 pm

  15. Ninda13

    woaah suzy hebat, dia ngga pernah nangis? aku ngga yakin, pas di dilahirkan pasti nangis xD
    suzy suka myungsoo ya?
    next~
    keep writing and fighting!

    July 9, 2014 at 3:54 pm

  16. Reblogged this on LOTUSKim's and commented:
    Ahahahaha apa jii eonni emang udah modus mau tinggal sama soo oppa? Ahaha
    Kyeopta!
    Fighting!

    July 9, 2014 at 11:37 pm

  17. seru nich…lnjut thor

    July 10, 2014 at 1:03 am

  18. ji

    uwah sepertinya ada udang di balik rempeyek/lah hahaha,
    ditunggu next chaptnya fighting^^

    July 11, 2014 at 9:11 am

  19. lalala~

    hahaha
    ciee suzy

    July 12, 2014 at 4:03 am

  20. aidilla

    suka suka sama myung y???
    ditunggu kelanjutannya ^^

    July 22, 2014 at 11:56 am

  21. heheh suzy bohongin myungsoo, ckckc ada ada aja kelakuan suzy

    July 31, 2014 at 4:45 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s