KIM MYUNGSOO FANFICTION

” A Letter from My Mother “

 

CRYINGedit

Author : fannyeunrim as @park_eunrim ( don’t forget to follow ) * call me fane * 😀

Title : A Letter from My Mother

Genre : family.

Cast :

        Kim Myungsoo

        Myungsoo’s mother

        Dongwoo’s mother

        Member of Infinite

Lenght : 790

Type : ficlet

Disclaimer : Cerita terinspirasi dari salah satu talkshow yang judulnya.. *fane lupa*. Sangat ingin membuat jalan cerita ini karena terharu melihat Myungsoo oppa menangis di talkshow itu karena menerima surat dari ummanya. Memang, ini sudah basi. Tapi, semoga nyaman membacanya. Sudah pernah di post di facebook pribadi author : https://www.facebook.com/princessfanny.imuetz1

Dont be silent readers and plagiant lovers!

 

~~~***~~~

 

Hari ini dorm Infinite kedatangan tamu spesial. Tentu sangat spesial! Ibu Dongwoo dan ibu Myungsoo berkunjung di dorm laknat ini. Dua wanita paruh baya itu datang hanya untuk memasakkan makanan spesial untuk anak-anak Infinite.

Dongwoo menyambut ibunya dengan beberapa aegyo. Ibu Dongwoo hanya tertawa melihat tingkah lucu Dongwoo.

” Ya Dongwoo chagi, kau sangat lucu! “, komentar ibu Dongwoo dan memeluk anak bungsunya itu untuk melepas rasa rindu.

Dongwoo hanya tersipu dan membalas pelukan hangat dari ibunya. Semua member Infinite hanya tertawa melihat kelakuan anak dan ibu itu. Tapi, kecuali Myungsoo yang hanya terdiam di belakang tubuh Sunggyu. Tidak menampilkan senyum manisnya. Hanya terlihat bibirnya yang lurus tak tersenyum.

Ibu Myungsoo tersenyum melihat Dongwoo yang ceria menyambut ibunya. Tetapi, senyum wanita paruh baya itu memudar ketika melihat Myungsoo yang hanya diam tak menyambutnya.

” Ah.. Eomma lupa! Ayo kita masak! “, ajak ibu Dongwoo sambil menarik tangan ibu Myungsoo yang daritadi terdiam.

Semua member Infinite langsung membantu dua wanita itu. Walaupun hanya membantu memotong daging atau hanya sekedar membantu mengeluarkan barang-barang dari plastik belanjaan.

” Ehm.. Sudahlah.. Kalian tak usah membantu! Biar ibu saja.. “, ucap ibu Myungsoo sambil merebut pisau dari tangan Sungyeol. Seakan melarangnya untuk membantu.

Sungyeol mengangguk pasrah. Ia menyuruh member lain untuk berdiam diri saja menunggu masakan matang. Walaupun tak membantu, mereka sesekali ikut melirik kegiatan dua yeoja paruh baya itu dan membantu secara diam-diam.

Myungsoo hanya duduk melihat tingkah teman-temannya yang berdiri melihat ibunya dan ibu Dongwoo memasak.
Myungsoo sebenarnya senang ibunya berkunjung kesini. Tapi, inilah sifat Myungsoo. Selalu bersifat jaim pada orang yang dikenalnya. Myungsoo juga anak tertua di keluarganya yang membuat dirinya harus mandiri dan jarang medekati ibunya.

” Myung.. Kenapa kau hanya terdiam? “, tanya Dongwoo yang tiba-tiba duduk disebelah Myungsoo.

Myungsoo hanya menggeleng sambil menutup matanya.

” Sudahlah hyung.. Aku mengantuk.. ”

~~~***~~~

Myungsoo terbangun dari tidurnya. Ia meregangkan otot-ototnya yang merasa pegal karena tidur dengan posisi tidak enak di sofa.

Matanya ia kucek berusaha memperjelas penglihatannya. Myungsoo melihat sekelilingnya yang sepi tanpa manusia kecuali dirinya. Dorm yang sepi. Seingat Myungsoo, tadi ibunya dan ibu Dongwoo berkunjung. Tetapi sekarang sepi sekali!

” Sudah bangun? “, tanya Dongwoo yang baru saja keluar dari toilet.

Myungsoo mengangguk malas. Ia melirik Dongwoo yang sudah berpakaian rapi.

” Hyung, dimana ibuku dan ahjumma? “, tanya Myungsoo kemudian. Myungsoo menanyakan keadaan ibunya dan ibu Dongwoo dengan raut muka bingung.

Dongwoo menghempaskan tubuhnya dan menatap Myungsoo tajam.

” Kau anak durhaka eoh?  pulang duluan dari ibuku! Kurasa beliau merasa kecewa karena kau tidak menyambutnya! “, ucap Dongwoo sinis pada Myungsoo.

Myungsoo terbengong dan merasa bersalah.

” Ah mian hyung.. “, kata Myungsoo lirih tetapi mampu didengar Dongwoo.

” Ah sudahlah! Aku pergi dulu ke rumahku untuk mengantar eomma! Oiya, ini tadi ahjumma Kim menitipkan surat untukmu! “, pamit Dongwoo sambil melempar selembar kertas yang audah terlipat rapi di hadapan Myungsoo.

Surat dari ibu Myungsoo..

Myungsoo dengan segera mengambil kertas itu dan membacanya pelan.

~~~***~~~

‘ Untuk Myungsoo sayang,

Myung, bagaimana kabarmu? Ah aku sebenarnya ingin menanyakan langsung padamu tentang keadaanmu. Tetapi, kau tadi seakan menjauhi aku. Aku khawatir dengan kesehatan anakku yang satu ini. Makanlah yang banyak agar gemuk seperti adikmu ya!

Ah.. Myung, kenapa tadi kau tak menyambutku seperti yang dilakukan Dongwoo? Asal kau tahu, aku ingin disambut oleh anakku. Aku ingin memelukmu. Ah.. Sudah lama tidak memelukmu! Aish.. Umma kangen padamu!

Myung, kau kangen padaku tidak? Kenapa tadi kau hanya diam saja tak memelukku ataupun mengajak ngobrol aku? Aku sedih sekali..

Myung, peluklah aku sebelum aku tiada! Aku ingin merasakan pelukan anak nakal ini!

Ah sudah dulu.. Surat ini terlalu panjang! Maafkan ummamu ini, tadi pulang tak pamit padamu. Umma kasihan membangunkan tidurmu tadi! Ohiya, sudah umma sisakan makanan di kulkas untukmu.

Kiss and hug,

Eomma ‘

~~~***~~~

Myungsoo begetar dan meremas surat itu. Air matanya sudah mengalir deras. Mulutnya terbuka untuk meredakan suara isakannya.

Myungsoo merasa bersalah.

” Umma, maafkan Myungsoo.. Myungsoo.. Tidak menyambutmu.. Myungsoo juga diam ketika umma datang.. Myungsoo hanya canggung denganmu.. ”

” Kuharap umma datang lagi ke dorm. Aku janji akan menyambutmu hangat! ”

 

___FIN___

 

Mianhae ini sangat parah.. hiks.. kritik dan saran ditunggu ;).. Dan sepertinya nih FF sangat pendek. mungkin lebih pas disebut drabble atau ficlet 😀

Advertisements

5 responses

  1. Terharu bca ny…

    March 3, 2014 at 10:42 am

    • Gomawo udah sempetin baca dan komen 🙂 hehe

      March 4, 2014 at 12:04 am

  2. Dhila

    Tp ini hanya ff kan yaa thor?

    April 3, 2014 at 2:23 pm

    • iya dong chingu.. tapi, ff ini diambil dari fakta 🙂

      April 5, 2014 at 4:14 pm

  3. yoo_hyunjo

    Kerenn ;(

    May 9, 2014 at 5:17 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s