KIM MYUNGSOO FANFICTION

My Stranger Nampyeon part 12END

Image

 

My Stranger Nampyeon

 

Author : elship

Main Cast :

Kim MyungSoo (L)

Bae Suzy

Other Cast : Find yourself

Genre : romance, mariedlife

Rating : PG-17

Type : Chaptered

Disclaimer : Tokoh utama dan tokoh lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Namun untuk semua cerita, karakter, setting, alur, adalah milik author sepenuhnya.

___

 

Mian Typo bertebaran~

 

___

 

_12 END_

 

“heisshh jajengna….” Suzy melempar remotnya sembarang “waeyo?” Myungsoo menghampiri Suzy dan duduk di samping Suzy “oppa…lihatlah itu..” Suzy menunjuk ke arah tv yang sedang menampilkan beberapa berita hangat mengenai selebriti.

 

“model cantik dan berbakat Bae Suzy saat ini tengah dikabarkan telah menikah. Sampai berita ini diturunkan masih belum jelas namja yang menikahi model cantik ini siapa..”

 

“ya…biarkan saja, toh inikan bukan gossip. Lama-kelamaan berita ini akan hilang” Myungsoo menarik pinggang Suzy agar mendekat kearahnya.

 

“tapi oppa..”

 

“ssst, biarkan saja yeobo…” Myungsoo memajukan sedikit wajahnya dan saat hidung mereka berdua telah bersentuhan secara utuh, Myungsoo menjauhkan wajahnya kemudian menatap intens tv yang ada di depannya.

 

“dari informasi yang ada banyak yang mengatakan suami dari Bae Suzy adalah model satu agensinya, ini terbukti karena salah satu teman SMA mereka mengatakan bahwa model itu adalah cinta pertama Bae Suzy..”

 

“ige mwoya!!” Pekik Myungsoo mendengar berita yang dibawakan oleh host tersebut.

 

“ada juga kabar yang mengatakan bahwa suaminya adalah salah satu fotografer yang pernah bekerja sama dengannya, mereka sempat terlihat masuk ke dalam hotel bersama dalam keadaan mabuk…”

 

“oppa…kau bilangkan dibiarkan saja…sudahlah” Suzy menahan lengan Myungsoo yang sudah mengepal keras.

 

“kabar terakhir yang kami dengar, suaminya adalah seorang karwayan di salah satu perusahaan periklanan besar. Benar atau tidaknya kabar itu, kami berharap Bae Suzy akan segera mengkonfirmasi masalah tentang pernikahannya ini”

 

“biarkan saja? Kau mau aku membiarkan orang-orang diluar sana berpikiran bahwa suamimu itu orang lain?”

 

“oppa…lama-kelamaan berita ini akan hilang eoh..” Suzy mengulang kata Myungsoo yang tadi diucapkannya, Myungsoo hanya menekuk wajahnya. Dia kemudian berjalan masuk ke dalam kamarnya mengambil handphonenya dan segera menekan beberapa digit nomor.

 

“yeoboseyo”

 

“…”

 

“eoh, hyung aku ingin bertemu”

 

“…”

 

“arasseo, aku tunggu jam 1 siang sebentar”

 

Myungsoo mematikan teleponnya dna membuangnya diatas tempat tidur dan dia membaringkan tubuhnya dengan kasar.

 

“arggh, kenapa mereka mengira namja-namja itu adalah suami Suzy” Pekik Myungsoo frustasi.

___

 

“Suzy-ah, bagaimana kondisimu? Gwenchana?” Jiyeon menyodorkan minuman vitamin untuk Suzy.

 

“gwenchana, huh kata dokter aku tidak boleh terlalu lelah jadi Myungsoo oppa selalu melarangku untuk bekerja” Suzy meminum minuman yang disodorkan oleh Jiyeon dengan sekali teguk.

 

“aigoo, kau harus banyak istirahat kalau begitu. Dengarkanlah kata suamimu itu, kau tidak ingin aegimu hilang lagikan?”

 

“geure geure…aku akan istirahat”

 

Braak~ Suara pintu yang dibanting membuat Suzy dan Jiyeon yang berada dalam ruangan itu tersontak kaget “eoh, kapjagi…” Ucap Jiyeon memegang dadanya, ditatapnya yeoja yang berjalan kearahnya dan duduk tepat di sampingnya dengan wajah yang ditekuk.

 

“Soojung-ah, kau sudah kembali? Bukankah tadinya kau akan pergi dengan Hyunwoo oppa?” Tanya Suzy, Soojung mencibirkan mulutnya dan menatap tajam Suzy.

 

“molla!” Pekik Soojung, dia menyandarkan dirinya di sofa empuk itu dan menutup matanya.

 

“heh, pasti Hyunwoo oppa membatalkan pertemuan mereka” Gumam Suzy yang di beri anggukan oleh Jiyeon.

 

Ckleek~ Kali ini terdengar suara pintu terbuka dengan pelan, dan membuat Jiyeon bersama Suzy menoleh ke arah pintu, namja manis memunculkan sedikit kepalanya sebentar lalu masuk ke dalam ruangan itu.

 

“eoh, Jongin oppa wae?” Sahut Suzy “gwenchana?” Tanya Jongin tidak menghiraukan pertanyaan Suzy, “waeyo?” Suzy mengerutkan keningnya bingung, “berita itu..apa suamimu baik-baik saja?” Suzy mengerti tentang arah pembicaraan Jongin hanya terkekeh kecil.

 

“angwenchana oppa….Myungsoo oppa sangat marah melihat gosip itu..hahah” Ucap Suzy, Jongin hanya ikut tertawa bersama Suzy, sejenak matanya beralih kepada Soojung yang duduk diatas sofa dengan menyanderkan kepalanya ke belakang.

 

“Soojungie..hari ini bukannya kau akan pergi bersama hyung?” Jongin berpindah dari tempatnya berdiri ke sofa di samping Soojung. Soojung membuka matanya perlahan dan menoleh ke arah Jongin.

 

“molla! Dia ada urusan!” Soojung menekuk wajahnya sambil memekik.

 

“jinjja? Bagaimana kalau hari ini denganku saja otthae?” Usul Jongin disertai dengan senyum khasnya.

 

“shireo! Kalau aku pergi denganmu hari ini berarti aku akan bersamamu selama dua hari. Nan shireo!” Tolak Soojung, dia mendorong badan Jongin agar menjauh.

 

“ya sudah kalau tidak mau..padahal hari ini aku berencana akan ke Lotte World, sepertinya aku harus pergi sendiri” Jongin memasang wajah sedihnya dan beranjak dari tempatnya duduk.

 

“chamkan…” Tahan Soojung, Jongin mengulas senyum tipisnya “assa….aku berhasil!” Batin Jongin.

 

“kau mau ke Lotte World?” Tanya Soojung dengan mata berbinar-binar, Jongin hanya menganggukkan kepalanya “baiklah..hanya hari ini..kajja…” Soojung bangkit berdiri dan menarik lengan Jongin untuk keluar “Suzy-ah, Jiyeon-ah..aku pergi dulu..annyeong!” Pekik Soojung yang berada di ambang pintu, sementara Jiyeon dan Suzy hanya terkikik geli melihat sahabatnya itu.

 

“ya, apa maksudnya ini?” Jiyeon menyikut lengan Suzy.

 

“ah itu, karena Hyunwoo oppa dan Jongin oppa genjar sekali untuk mendekati Soojung secara bersamaan itu membuat Soojung pusing, jadi dia membagi waktu untuk keduanya” Jelas Suzy, Jiyeon hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

 

“jinjja? Daebak!” Pekik Jiyeon keras. Ckleek~ lagi-lagi suara pintu terbuka dan ini adalah ketiga kalinya Jiyeon dan Suzy menoleh ke belakang “eoh, Suzy-ah kau belum bersiap-siap?” Tanya manager Suzy yang berada di ambang pintu “untuk apa?” Suzy mengernyitkan alisnya bingung “konfrensi pers..palli 10 menit lagi akan dimulai”.

 

Suzy berjalan pelan menuju ke aula utama kantornya itu, saat pintu dibuka dia melihat di sana sudah terdapat beberapa wartawan dari majalah-majalah terkenal maupun dari stasiun tv di korea. Matanya terbelalak kaget saat melihat di depan para wartawan itu sudah duduk tenang seorang namja berperawakan tinggi yang tak lain adalah suaminya, Kim Myungsoo. Suzy berjalan memasuki ruangan dengan sorotan kamera yang tak lepas darinya, dia mengambil tempat di sebelah kiri Myungsoo.

 

“baiklah, karena Bae Suzy sudah hadir kita akan mulai saja konferensi persnya. Kami hanya akan menerima pertanyaan yang umum saja. Silahkan ajukan pertanyaan kalian” Ucap seorang mc dari acara pers tersebut.

 

“Suzy-ssi, apa berita tentang anda sudah menikah itu benar?” Seorang wartawan yang duduk tak jauh dari hadapan Suzy mengangkat tangannya sambil melontarkan pertanyaan. Suzy menoleh sedikit ke Myungsoo dan Myungsoo hanya tersenyum menganggukkan kepalanya.

 

“ne, majayo. Aku sudah menikah” Jawab Suzy, semua orang yang berada dalam ruangan itu terkejut bukan main mendengar pernyataan Suzy.

 

“siapa orangnya?”

 

“dengan siapa?”

 

“kapan kau menikah?”

 

“apa dia cinta pertamamu?”

 

Wartawan langsung menyerbu Suzy dengan pertanyaannya tanpa dipersilahkan membuat Suzy sedikit gugup, namun perasaannya kembali tenang saat tangan Myungsoo menggenggam erat tangannya.

 

“jwesonghamnida..bisakah kalian bertanya satu-persatu, tidak berebutan seperti ini” Ucap mc menghentikan kekacauan yang ada.

 

“chogiyo, siapa namja yang berada disamping anda Suzy-ssi?” Sahut seorang wartawan muda yang duduk di bagian belakang.

 

“eoh, bukankah anda Kim Myungsoo? Direktur dari Kim Advertising?” Semua mata dan kamera langsung menyorot kearah Myungsoo saat mendengar sahutan tadi, Myungsoo yang kaget sontak melampirkan senyumnya.

 

“majayo, aku Kim Myungsoo” Ucap Myungsoo tegas “bukankah kalian tadi bertanya identitas suami Suzy itu siapa?” Myungsoo mengulum senyumnya selebar mungkin. Para wartawan hanya diam menatap bingung kepada Myungsoo.

 

“mungkin apa yang saya katakan ini akan menjadi jawaban dari segala pertanyaan kalian” Myungsoo menegakkan tubuhnya, tangan kanannya memegang mic sementara tangan kirinya masih menggenggam erat tangan Suzy.

 

“Bae Suzy, seperti yang kalian tau seorang model cantik dan berbakat. Mungkin kalian shock mendengar berita Suzy telah menikah, namun itulah kenyataannya. Dia menikah dengan seorang pria yang sama sekali tidak dia kenal…” Semua mata wartawan terbelalak mendengar ucapan Myungsoo begitupun dengan Suzy “apa ini sebuah perjodohan?” Sahut seorang wartawan.

 

“tepat sekali, perjodohan antara kedua orang tua untuk mengembangkan bisnis mereka bersama. Mereka tidak saling mencintai..” Myungsoo menggantungkan sedikit ucapannya, dia menoleh ke arah Suzy yang juga sedang memperhatikannya.

 

“dulu..tapi sekarang cinta mereka bahkan tak akan terpisahkan hingga ajal menjemput” Myungsoo menegakkan kepalanya dan menatap semua wartawan yang ada di depannya “nan, Kim Myungsoo…akan selalu mencintai dan menjaga Bae Suzy, sampai akhir hidupku” Ucap Myungsoo lantang menatap orang-orang dihadapannya memasang wajah yang terkejut. Tes~ airmata Suzy langsung jatuh membasahi pipinya mendengar ucapan Myungsoo.

 

“apakah anda…”

 

“ne, aku adalah suami dari Bae Suzy” Potong Myungsoo sebelum wartawan itu melanjutkan ucapannya “jadi, mulai sekarang hilangkanlah berita mengenai Bae Suzy yang menikah dengan namja yang bahkan namanya saja kalian tidak tau” Lanjut Myungsoo lagi.

 

“bagaimana kalian bisa saling menyukai?” Tanya wartawan yang duduk paling ujung, Myungsoo menoleh kearah mc sebentar dan tersenyum “cah, sepertinya sudah tidak ada lagi yang harus dijawab. Ok, sampai di sini konferensi pers kita hari ini. Atas kesempatannya untuk hadir kami ucapkan terima kasih” Ucap mc mengakhiri acara tersebut, namun banyak wartawan yang masih ingin bertanya kepada Suzy dan Myungsoo .

 

“oppa…” Suzy menghampiri Myungsoo yang sudah berada di dalam ruangannya “gomawo” Suzy menghambur kepelukan Myungsoo, Myungsoo membalas pelukan Suzy dan mengecup singkat kepala Suzy “nado gomawo” Gumam Myungsoo.

 

“omo! mianhae…” Jiyeon yang hendak masuk ke dalam ruangan itu sontak menutup kedua matanya saat melihat adegan kiss Myungsoo dan Suzy “ya kalau kau masuk harusnya mengetuk pintu dulu!” Pekik Myungsoo kesal saat Suzy menjauhkan wajahnya.

 

“mian, mana aku tau kalau kalian….”

 

“yak!” Jiyeon segera keluar dari ruangan itu dan menutup pintunya rapat-rapat.

 
“eishh Park Jiyeon! Akan kulaporkan sama omma!” Desis Myungsoo, Suzy hanya menepuk lengan Myungsoo pelan.

___

 

“oppa…oppa…” Suzy menggoyangkan tubuh Myungsoo yang tertidur pulas.

 

“oppa…ireona…”

 

“mm,ini belum pagi yeobo…” Myungsoo membuka matanya yang sangat berat itu.

 

“oppa..ireona” Pekik Suzy, dengan malas Myungsoo membuka matanya lebar-lebar dan mendudukan dirinya diatas kasur.

 

“waeyo? Appo?” Tanya Myungsoo dengan mata yang setengah terbuka.

 

“aniyo..aku ingin makan patbingsu..” Ucap Suzy bergelayut di lengan Myungsoo.

 

“mwo? Ya ini jam berapa..sudah tidak ada lagi yang menjualnya..” Ucap Myungsoo.

 

“shireo…ini keinginan aegi kita…apa kau ingin aegi kita nantinya ileran?” Sungut Suzy kesal.

 

“tapi ini sudah jam 2 pagi yeobo…besok saja ne” Bujuk Myungsoo.

 

“shireo shireo shireo…kalau oppa tidak mau pergi membelinya biar aku saja” Pekik Suzy dia kemudian turun dari ranjangnya.

 

“ya ya..kau tidak boleh pergi, diluar sangat dingin” Myungsoo menahan lengan Suzy yang hendak keluar dari kamar “shireo!” Suzy menhentakkan tangannya dan belalu meninggalkan Myungsoo.

 

“arra…aku yang akan pergi, kau tunggulah di rumah” Myungsoo mengambil jaket dan kunci mobilnya, lalu membawa Suzy masuk kembali ke kamar untuk menunggunya.

 

“gomawo oppa” Sahtu Suzy saat mendengar suara pintu rumah yang tertutup.

 

“ahh, di mana aku harus mendapatkan patbingsu?” Teriak Myungsoo frustasi, pasalnya sudah satu jam dia mencari makanan yang ingin di makan Suzy namun hasilnya nihil. Myungsoo melajukan mobilnya dengan pelan sambil melihat-lihat toko-toko pinggir jalan yang masih terbuka mencari tulisan makanan yang dicarinya.

 

“ah, patbingsu” Pekik Myungsoo girang saat melihat suatu kedai makan yang buka 24jam dan menjual patbingsu, dia segera masuk ke dalam kedai itu dan membeli patbingsu pesanan Suzy.

 

“huh, tidurku tidak akan tenang kedepannya” Keluh Myungsoo, dia membuka pintu kamarnya dan menghampiri Suzy dengan semangkuk patbingsu ditangannya.

 

“yeobo…ini patbingsu yang kau inginkan” Sahut Myungsoo, namun Suzy tidak membalas sahutan Myungsoo.

 

“yeobo….omo!” Myungsoo memegang pundak Suzy sedikit dan memajukan wajahnya agar dapat melihat Suzy.

 

“heissh, dia tidur..jadi untuk apa aku susah-susah mencari ini selama satu setengah jam” Dengus Myungsoo kesal, dia kemudian membawa mangkuk yang dipegangnya tadi dan menyimpannya di kulkas.

 

“sepertinya kau akan selalu merepotkanku seperti ini Suzy-ah” Myungsoo memjamkan matanya dengan tangan kanannya yang memeluk tubuh Suzy.

___

 

Setiap hari Myungsoo selalu saja pulang balik kantor dan rumah hanya untuk membawakan makanan yang Suzy minta, tanpa henti. Tidak cukup mengganggu siang Myungsoo dengan permintaannya, malamnya pun saat Myungsoo terlelap Suzy selalu saja membangunkannya untuk membeli makanan yang aneh-aneh, dan saat Myungsoo pulang Suzy malah tidur. Itulah yang dialami Myungsoo 8 bulan belakangan ini, biasanya kalau wanita hamil mengidam hanya saat hamil muda tapi itu tidak berlaku dengan Suzy. Entah mengapa Suzy mengidam tanpa henti, bahkan sampai menginjak bulan ke 9 dia masih tetap saja mengidam.

 

“oppa…oppa…” Malam Myungsoo tidak pernah tenang, karena dalam tidurnya selalu mendengar suara Suzy yang memmanggil namanya.

 

“oppa…” Myungsoo dengan cepat membuka matanya saat merasakan cengkraman Suzy dilengannya “wae wae? Appo?” Myungsoo bangkit dari tidurnya dan melihat Suzy meringis kesakitan “appo….” Lirih Suzy menahan sakitnya.

 

“omo! Yeobo…” Myungsoo menatap kaget kaki Suzy yang kini telah basah “ketubannya pecah…” Lirih Suzy, Myungsoo dengan sigap mengangkat Suzy dan membawanya ke mobil untuk pergi ke rumah sakit.

 

“APPO!!!” Teriak Suzy dan Myungsoo dalam mobil, Suzy sedari tadi menarik rambut Myungsoo yang sedang menyetir sehingga membuat Myungsoo meringis kesakitan.

 

“sebentar lagi ne…kau harus tahan” Ucap Myungsoo menenangkan Suzy.

 

Saat sampai di rumah sakit Myungsoo langsung memanggil suster dan membawa Suzy masuk ke ruang bersalin.

 

“maaf pak, silahkan menunggu sebentar. Kami akan mempersiapkan peralatannya dulu”  Cegat seorang suster saat Myungsoo akan masuk ke dalam ruang bersalin bersama Suzy. Myungsoo menganggukan kepalanya dan duduk di kursi yang berada tepat di depan ruang bersalin.

 

“Myungsoo…”

 

“omma, appa….omoni, abeoji” Myungsoo bangkit beridir melihat keempat orang tuanya berada di dahadapannya “Suzy baik-baik saja kan?” Tanya Ny. Bae menatap khawatir Myungsoo.

 

“ne omonim, sepertinya Sudah waktunya Suzy melahirkan” Ucap Myungsoo “bukannya jadwalnya minggu depan? Kenapa bisa secepat ini?” Ny. Kim menatap anaknya heran “mollayo omma…mungkin aegi kami sudah tidak sabar melihat appanya yang tampan ini” Ucap Myungsoo cekikikan “ya! Kau masih bisa bercanda di saat seperti ini!” Ny. Kim memukul kepala Myungsoo pelan.

 

“tuan Kim…silahkan masuk Suzy  memanggil anda” Sahut seorang suster memanggil Myungsoo “aku masuk ke dalam dulu” Pamit Myungsoo yang diberikan anggukan oleh keempat orang tuanya itu.

 

“fighting nak!” Ucap Tn. Kim menyemangati. Entah apa maksud appanya itu, Myungsoo tidak mau terlalu memikirkannya. Sekarang dia hanya fokus kepada Suzy dan aeginya.

 

“APPA!!!!” Pekik Myungsoo keras dari dalam ruang bersalin.

 

“huh, akhirnya dia merasakan apa yang aku rasakan dulu” Ucap Tn. Kim terkikik mendengar teriakan anaknya itu.

 

“yeobo, kau harus kuat ne….ayo kau pasti bis…APPO!!!” Myungsoo memekik saat merasa lengannya hanmpir putus akibat gigitan Suzy “ya ini semua gara-gara kau!” Pekik Suzy, “ne ne..aku yang salah yeobo…bertahanlah ne..kau pasti bisa”

 

“aaarrrggggghhhhhh” Terdengar suara teriakan seorang yeoja dan namja bersamaan yang berasal dari dalam ruang bersalin “oeek…oeekk” diikuti oleh tangisan bayi yang menggema dalam ruangan itu.

 

“namja…” Gumam Suzy lalu menutup matanya perlahan, “gomawo Suzy-ah..saranghae” Myungsoo mengecup singkat kening Suzy yang tertidur pulas.

___

 

3 Tahun Kemudian

 

“ya Kim Soohyun… umjig ijima!”

 

“shireo!..eoh appa….” Seorang namja kecil berlari menghampiri namja bertubuh tinggi dan tampan itu saat baru saja keluar dari salah satu bilik kamarnya dengan setelan jas berwarna hitam lengkaap dengan dasi kupu-kupu melengket sempurna ditubuhnya.

 

“eoh, Soohyunie…kau belum memakai bajumu?” Namja tinggi itu menggendong anaknya.

 

“shireo..omma memarahiku…” Ucap Soohyun memanyunkan bibirnya sambil menunjuk-nunjuk ommanya yang berdiri melipat tangan dan menatapnya tajam.

 

“aigoo..kau menakuti anakku yeobo…” Namja itu memasang wajah memelasnya.

 

“huh, anakmu…geure, anakmu…..pakaikan ini kepada anakmu!” Pekik yeoja itu sambil menyerahkan celana dan jas milik anaknya.

 

“appa…omma menakutkan, rrr” Soohyun bergidik ngeri sambil memeluk leher appanya dan menatap takut ommanya.

 

“cah..lihatnya Kim Myungsoo-ssi…anakmu itu tidak berbeda jauh denganmu, susah sekali diatur” Yeoja berambut panjang dengan dress hitam selututnya dengan hiasan pita besar dibagian punggungya mencibir kearah Myungsoo.

 

“bukankah dia tidak berbeda denganmu? Sangat terobsesi kepadaku…” Ucap Myungsoo sambil menggerling nakal.

 

“ya! Kau jangan sembarang bicara cepat pakaikan ini. Nanti kita telat” Pekik yeoja itu lalu dengan cepat Myungsoo menurunkan Soohyun dan langsung memakaikannya pakaian.

 

“ne..aku bersedia”

 

Janji suci yang diikrarkan oleh sang mempelai wanita membuat suasana gereja yang tadinya hening menjadi riuh.

 

“Suzy-ah..apa kau ingat saat kita mengikrarkan janji dulu?” Myungsoo berbisik sedikit kearah Suzy yang sedang kerepotan menutup mata Soohyun karena adegan saat ini tidak pantas dilihat oleh anak sekecil dia “tentu saja oppa…saat itu kau pasti tidak mengucapkannya dengan tuluskan?” Sahut Suzy, Myungsoo menggeleng kuat “ani, aku tulus kok…walaupun tidak menerimanya, tapi janji suci tetaplah harus diucapkan dengan setulus mungkin” Myungsoo mengecup singkat pipi Suzy yang memerah “aigoo, aku baru mengakui hal seprti itu saja sudah membuat wajahmu merah Kim Suzy” Goda Myungsoo yang berhasil mendapat jitakan dari Suzy.

 

“Jiyeon-ah…chukkae…akhirnya kalian menikah juga” Suzy memeluk Jiyeon erat “chukkae chingu…malam ini kau harus berjuang ne” Ucap Myungsoo pelan di telinga Seungho “ya, apa-apaan kau” Pekik Seungho, “hehe, hanya memberimu semangat” Myungsoo hanya terkikik geli.

 

“Jiyeon-ah, oppa…chukkae….” Seorang yeoja berambut panjang berlari menghampiri sepasang pengantin baru itu dan menghambur kepelukan mereka berdua “aigoo…aku pikir kalian tidak akan menikah” Ucap yeoja itu saat melepaskan pelukannya.

 

“yak! Harusnya aku yang berpikiran seperti itu Jung Soojung…” Seungho mengetuk kepala Soojung pelan lalu melirik kepada dua namja yang berdiri di belakangnya “kalian masih mengikuti Soojung? Daebak!” Ucap Jiyeon melihat dua namja itu mempersilahkan Soojung duduk bak seorang putri kerajaan.

 

“waeyo? Kau iri? Week” Soojung menjulurkan lidahnya kepada Jiyeon sementara Jiyeon hanya terkekeh, “jadi kau akan memilih siapa nantinya?” Tanya Suzy “haruskah aku memilih?” Soojung memasang wajah polosnya.

 

“ya! Kau tau umurmu sekarang berapa? Kau mau membuat mereka menghabiskan hidupnya untuk mengejarmu eoh?” Omel Seungho yang hanya mendapatkan cibiran dari Soojung.

 

“kalau begitu aku akan memilih keduanya..bisa kan?” Soojung menarik tangan kedua namja yang berada disampingnya itu sambil tersenyum ceria.

 

“micheosso” Gumam Myungsoo.

 

“apa kalian berdua tidak mau menuntut anak ini karena telah mempermainkan kalian eoh?” Pekik Jiyeon.

 

“aigoo, Jiyeon-ah..wajahmu itu akan jelek kalau marah-marah terus. Lagipula aku sudah terbiasa dengan keadaan seperti ini, jadi tidak apa-apalah. Iyakan hyung Ucap namja berkulit gelap itu lalu melirik kearah hyungnya yang ditanggapi dengan anggukan.

 

“ckck, Kim Jongin…Lee Hyunwoo…pabo saram!” Gumam Myungsoo kecil, namun masih bisa di dengar oleh Soojung yang terkekeh geli.

 

“ya…aku baru sadar kalian bersaudara tapi marga kalian beda…wae?” Tanya Soojung bingung, keempat orang lainnya juga menatap Jongin dan Hyunwoo bingung.

 

“itu, aku dan Jongin adalah saudara tiri. Appanya dan ommaku menikah, dan saat aku masuk ke keluarga mereka aku memutuskan untuk tetap memakai maraga ayah kandungku” Jelas Hyunwoo.

 

“jinjja? Pantas saja wajah kalian berbeda” Ucap Seungho “tapi sifatnya sama” Sahut Suzy dan Myungsoo berbarengan. Kemudian tawa dari ketujuh orang tadi meledak.

 

“chogiyo…” Seorang yeoja cantik dengan perut yang agak membuncit muncul dari belakang Suzy, Suzy menoleh sebentar dan membelalakan matanya melihat yeoja itu.

 

“Naeun-ah…” Pekik Suzy, sedetik kemudian dia menghambur kepelukan Naeun “bogoshippo” Gumam Naeun.

 

“ya..kau hamil?” Tanya Myungsoo melihat perut Naeun “eung…sudah 6 bulan” Ucap Naeun, dia menarik kursi dan duduk di sebelah Suzy.

 

“Taemin oppa eodi?” Tanya Suzy tidak mendapatkan sosok Taemin “ah, dia masih di Jepang.. dia tidak bisa kembali sekarang karena pekerjaan, jadi dia akan ke Korea saat aku  akan melahirkan” Jelas naeun yang diangguki oleh Suzy.

 

“ahjumma…” Soohyun yang dibawa oleh neneknya itu berlari kecil menghampiri Soojung “ya…Soohyun-ah, jangan panggil aku ahjumma…tapi noona..ne” Ucap Soojung meraih badan kecil Soohyun dan mendudukkan dipangkuannya.

 

“kau terlalu tua untuk dipanggil eonni Soojung-ah” Sahut Soojung yang dibuahi tawa dari semua orang, Soojung hanya mendelik sebal.

 

“ajusshi…kata omma aku akan segera mendapatkan adik…benarkah?” Seungho menoleh kearah Suzy dengan tatapan tajamnya “wae? Memang benarkan?” Ucap Suzy dengna wajah polosnya.

 

“ajusshi, itu tidak benar?” Tanya Soohyun dengan wajah sedih “aniyo, kau akan mendapatkan adik baru segera..” Ucap Seungho, Jiyeon hanya menyikut perutnya sambil menahan tawanya.

 

“geure? Aku ingin adik yeoja…biar aku bisa menjaganya….” Pekik Soohyun girang.

 

“geurom…kau akan mendapatkan adik yeoja…dan namja juga” Ucap Naeun membelai lembut kepala Soohyun.

 

“jinjja? Asik..berarti aku tidak akan kesepian” Suzy dan Myungsoo hanya tersenyum senang melihat anaknya yang kegirangan itu.

 

“kau bisa meminta adik berapapun Soohyun-ah…” Ucap Jongin, “jinjja? Ajusshi akan memberikanku adik sebanyak-banyaknya?” Tanya Soohyun membulatkan matanya, “ani, tapi appa dan ommamu…mintalah sama mereka” Ucap Jongin terkekeh kecil.

 

“appa…omma, aku mau adik…” Rengek Soohyun menatap kedua orang tuanya. Sementara Suzy dan Myungsoo hanya menundukkan wajahnya karena malu.

 

“tenang saja Soohyun-ah, malam ini mereka akan membuat adik baru untukmu” Sahut Seungho yang dihadiahi tatapan maut oleh Myungsoo.

 

“geure? Assa….appa berikan aku adik yeoja ne” Pekik Soohyun, Myungsoo hanya tersenyum kecil mendengar ucapan anaknya. Sementara teman-temannya yang lain tertawa girang melihat wajah Myungsoo dan Suzy memerah.

___

 

“eoh, kapjagi….kau mengagetkanku oppa” Suzy memegang dadanya saat melihat Myungsoo yang berdiri tepat di belakangnya.

 

“Soohyun sudah tidur?” Tanya Myungsoo, “eoh, mungkin dia terlalu lelah jadi tidurnya cepat sekali” Jelas Suzy “geure..berarti kita bisa…” Myungsoo menggaruk tengkuknya, ragu untuk melanjutkan kalimatnya.

 

“bisa apa oppa?” Tanya Suzy bingung, namun Myungsoo hanya tersenyum nakal lalu melumat bibir Suzy, Suzy yang awalnya tegang merasakan bibir Myungsoo lama-kelamaan dia membalas ciuman Myungsoo. Myungsoo mengangkat tubuh Suzy tanpa melepaskan tautan bibirnya dan masuk kedalam kamar mereka.

 

“bisa memberikan adik untuk Soohyun…” Bisik Myungsoo di sela ciumannya dan membuat Suzy tersentak kaget dengan wajah yang merah padam.

 

“aku harap kali ini yeoja” Ucap Myungsoo sebelum melumat bibir Suzy lagi dan melancarkan aksinya untuk meberikan adik kepada Soohyun.

 

“oppa!!!”

 

KKEUT~

 

FF kedua author akhirnya tamat juga…nunggu untuk FF selanjutnya ne J

Ya….yang merasa gak puas sama endingnya tunjuk tangan. Kayaknya endingnya kependekan yah? dan kesannya memaksa? Iya kan? Aahhh…molla molla…jinjja molla.

Yang mau beri kritik untuk endingnya silahkah isi kolom kometarnya yah L gak yakin deh banyak yang puas dengan endingnya. Tapi hanya ini yang author bisa buat….hikss mian 😥

Jangan lupa di comment sehabis baca ne J

 

Advertisements

22 responses

  1. vivi

    Yeyyy akhirnya kkeut juga hehe… gomawo thor ceritanya bagus^^
    Next yg disguise dong thor ditunggu yaa kkk~

    November 9, 2013 at 8:01 am

  2. putriadesya

    Yeaayyyyyy end nya smua happy sesuai harapan!!! Asaaa!! Kyaa soohyunie kyeopta aigoo minta adik segala kiikiiki
    Gomawo ne ff nya thor^^
    Post ff myungzy lainnya ne ditunggu lo hwaiting!!

    November 9, 2013 at 8:46 am

  3. aisyah amini

    ohoho critanya keren thor, dtnggu ff myungzy brikutnya..

    November 9, 2013 at 8:51 am

  4. Ahh akhirnya happy end juga 😉
    Omoo !!! Jongin, soojung dan hyunwoo bener” pasangan yg aneh.

    November 9, 2013 at 9:00 am

  5. MyungZy Shipperr

    Yakkk!!! Lama sekali di posted nya /pouts/ Daebakkk ne!!!! Aku nunggu SQUEL !!!! :*

    November 9, 2013 at 9:40 am

  6. kyungie

    Ohohohoo berakhir dngan happy end akhirny…..

    Authorjjang semangat ne 😀

    November 9, 2013 at 9:41 am

  7. yeyy happy ending
    myunggggggg malu malu kucing haha

    November 9, 2013 at 10:30 am

  8. Dwi VeChamp

    hehehe… lucu banget endingnya… keep fight and keep write buat nulis ff baru… i will always wait your ff thor…. 😀

    November 9, 2013 at 10:31 am

  9. msih pnsaran soojung akhirnya mlih nsma sypa..

    November 9, 2013 at 1:21 pm

  10. choi_itzme

    daebakkk
    d tgu next ff

    November 9, 2013 at 2:35 pm

  11. Dian

    omo2,myungsoo mulai yadong ! :p
    next chingu !

    November 9, 2013 at 2:44 pm

  12. razera

    yg penting happy ending thor….hehe….

    November 9, 2013 at 2:47 pm

  13. author jjang…
    puas sekali saya membacanya..
    Dabak!!

    November 16, 2013 at 2:33 pm

  14. alvi

    bagus kok thor happy ending
    selalu suka buat kisah yang haopy ending ^^

    February 25, 2014 at 3:10 pm

  15. Dewi

    Hahaha myung soo yadong tuh..

    March 21, 2014 at 2:52 am

  16. cal

    waaaaa daebak eonni! this ff is neomu cute(?)~~

    March 24, 2014 at 3:37 pm

  17. yeee~~~
    benerbener happy ending 😀

    April 16, 2014 at 5:08 am

  18. gaemi2

    wahh ending ny lucu
    sneng klo myungzy
    brakhir dg happy
    ending…
    gomawo. ditunggu
    karyany dlm ff lain

    August 6, 2014 at 9:40 am

  19. ahahaha…. myungpa memang jjanng kkk….thanx thor buat happy endingnya…ff yang lain donkk

    October 20, 2014 at 7:37 am

  20. Hehehehehe akhirnya ending juga.. Thanks ya thor, udah buat cerita yg super, duper keeerrrreeen banget.
    Ditunggu ff myungzy selanjutny:) semangat thor:)

    January 13, 2015 at 4:26 pm

  21. Waaa 12 part ending sudah. Kasian tuh myungsoonya digigit saat suzy melahirkan, pastinsakit tuh. AUTHORNYA daebak, jeongmal jjang!!! Dari part awal sampai ending myungsoo akhirnya luluh juga. Pokoknya Ff ini walau married life tapi berasa kayak waktu teenagers

    May 4, 2015 at 11:50 pm

  22. nina

    Keren… happy ending…thanks u kerja kerasnya authornim♥

    September 8, 2015 at 10:17 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s