KIM MYUNGSOO FANFICTION

Liar

liar

Author : @Kiddoyeoja

Title : Liar

Cast :
• Park Jiyeon (T-ARA)
• Kim Myungsoo (L Infinite)

Genre : Sad, Angst, Romance

Rate : PG-14

Length : 2000word<

Song Recommendation : T-ara – Lies

A/N : Thanks to http://choijunghee.wordpress.com/ for awesome poster! Happy reading and enjoy it!:-)

.

.

.

.

.

.

.

.

Kim Myungsoo adalah pembohong besar. Namun apa kau pikir ia pembohong yang hebat? Tidak. Park Jiyeon adalah pembohong hebat yang sesungguhnya.
.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Saranghae Park Jiyeon” ujar Myungsoo pada sang gadis di hadapannya.

Nado

Jiyeon tersenyum saat menjawabnya.

“Aku pergi dulu”

Lalu Myungsoo beranjak dari kursi yang ia duduki. Meninggalkan beberapa lembar uang dan berjalan keluar. Tak lupa ia mengecup puncak kepala Jiyeon dengan lembut.

Senyum Jiyeon perlahan berganti menjadi helaan nafas kasar. Ia tahu Myungsoo bukan pergi ke kampus. Ia tak ada jadwal dan Myungsoo tak akan mau berlama-lama di sana. Ia tahu kemana pria itu pergi. Bahkan ia tahu bersama siapa ia pergi. Goresan-goresan yang berdarah di hatinya diabaikan.

Saat ponsel Myungsoo berdering ia tahu bahwa pria itu akan meninggalkannya. Pergi bersenang-senang dengan gadisnya yang lain. Ia tak percaya saat Myungsoo mengatakan dosennya telah menunggunya. Namun ia tetap mengulum senyumnya. Senyum palsunya.

Ia tak bisa berbuat apapun karena cintanya terlalu besar untuk pria itu. Ia hanya bisa tersenyum untuk menutupi perasaanya. Membohongi perasaannya sendiri.

***

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Bogoshippeo.

Park jiyeon merindukannya. Sudah dua hari ini Kim Myungsoo tak menghubunginya. Ia khawatir sekali. Di kampus pun ia tak melihat batang hidungnya.

Kini Jiyeon terduduk di sebuah bangku taman kampus. Jemarinya bergerak menekan touchscreen ponselnya -berusaha menghubungi Kim Myungsoo. Wajah cantiknya terlihat gelisah. Ia gelisah jika matanya tidak menangkap sosok itu. Ia cemas. Takut sesuatu yang buruk terjadi padanya.

Atau…

Ia sedang bersama gadis lain?

“Jiyeonnie!”

Myungsoo mendekap tubuhnya dari belakang. Menghirup aroma rambutnya yang harum. Dan Jiyeon sedikit terkejut karenanya. Namun ia senang karena pria itu kembali dalam jarak pandangannya. Mendekapnya dengan hangat.

“Kau tidak merindukanku?” Bisiknya masih sambil terus mendekap Jiyeon.

“Aku merindukamu Myungsoo-ya kau kemana saja?”

Myungsoo melepas dekapannya. Duduk di samping Myungsoo membuat aroma tubuh mereka yang segar tercium oleh indra penciuman masing-masing.

“Aku…-” Myungsoo menghentikan ucapannya ketika ponselnya tiba-tiba berdering.

Jiyeon melirik ponsel Myungsoo yang tertera tulisan ‘Krystal Calling‘. Hatinya teriris melihat itu. Jantungnya seakan dipukul oleh petinju profesional. Ekspresinya berubah sendu. Senyum senangnya pergi entah kemana. Namun ia kembali membenarkan ekspresi wajahnya agar Myungsoo tak curiga.

Myungsoo menjaga jarak pada Jiyeon. Ia sedang berbicara pelan pada seseorang di sebrang sana. Jiyeon hanya menatapnya datar. Dadanya berdenyut nyeri. Darahnya berdesir di bawah kulit.

“Siapa?” Tanya Jiyeon saat Myungsoo memasukan ponselnya ke saku celananya.

Eomma. Dia memintaku untuk menjemputnya”

“Kau sudah mau pergi? Kau baru saja datang Myungsoo-ya

Mian. Tapi aku harus menjemput eomma di rumah temannya”

Jiyeon menarik kedua sudut bibirnya. Ia hanya bisa tersenyum. Tersenyum untuk menutupi kekecewaannya.

Fake smile again.

Geurae- cepat jemput eomma mu. Pasti ia sudah menunggu”

“Benar? Kau tidak apa-apa?” Tanyanya lagi meyakinkan Jiyeon.

Tidak. Bagaimana bisa aku tidak apa-apa?

Jiyeon terdiam. Matanya memandang tepat ke arah mata elang Myungsoo. Seketika ia mengangguk.

Neh. Gwaenchana

Lagi. Ia kembali membohongi perasaanya sendiri. Mungkin inilah kelebihannya. Myungsoo beranjak dari duduknya. Mengusap puncak kepala Jiyeon sebentar.

“Aku pergi dulu. Kuhubungi kau lagi nanti. Saranghae

Nado. Salam untuk eomma mu. Hati-hati”

Jiyeon melambaikan tangannya pada Myungsoo yang sudah berjalan menjauhinya. Ia menatap punggung itu dengan sendu. Ia benci keadaan ini. Ia benci perasaan yang dirasakannya. Namun ini terjadi padanya. Terlebih ia tak bisa berbuat apapun. Cintanya pada pria itu yang mengharuskannya mengalah. Mengharuskannya membohongi diri sendiri.

Namun sampai kapan ia harus terus membohongi perasaannya?

***

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Jiyeon memijat keningnya yang sedikit pening. Keringat dingin mengucur dari dahi ke wajahnya. Wajah cantiknya pucat dan tubuhnya semakin kurus. Sepertinya ia sakit. Ia hampir saja terjatuh saat berjalan. Namun ia kembali menyeimbangkan tubuhnya dan berjalan seperti biasa.

Langkah demi langkah ia lewati. Berjalan di koridor menuju ruang kelasnya. Kampus tampak ramai oleh para gadis yang berceloteh genit. Dan itu membuatnya semakin pusing. Matanya berkunang-kunang. Rasanya ia tak sanggup untuk berdiri lagi.

“Jiyeonnie!”

Jiyeon menoleh dan mendapati samar-samar wajah Myungsoo yang berjalan santai ke arahnya. Kepalanya berdenyut hebat dan akhirnya lantai yang ia pijaki tak terasa lagi.

Myungsoo yang melihat itu segera berlari menghampiri gadisnya. Membopong tubuhnya yang kurus ke ruangan kesehatan.

Myungsoo menatap wajah cantik gadisnya yang menirus. Bibirnya pucat dan badannya kurus sekali. Telunjuknya menulusuri wajahnya mulai dari mata hingga bibirnya. Lalu menyisir rambutnya dengan penuh kasih sayang. Ia mencintai gadis ini. Ia sadar jika ia telah lama tak punya waktu untuknya. Terus saja membohonginya untuk menemani gadis lain.

Detik kemudian mata indah itu mengerjap pelan sebelum terbuka. Ruangan serba putih dan bau obat yang menusuk menyapanya.

“Kau sudah sadar Jiyeon-ah

Jiyeon tersenyum. Ia senang menatap mata elang itu khawatir. Tandanya pria itu masih peduli dengannya. Jiyeon mencoba untuk bangkit dari tidurnya tapi tangan kekar Myungsoo menahannya.

“Berbaringlah. Tubuhmu masih lemah”

“Aku tidak apa-apa” Jiyeon terduduk bersandarkan pada bantal putih itu yang dibantu oleh Myungsoo.

“Hey kau harus makan ini sudah waktunya makan siang. Aku akan menyuapimu”

“Tidak usah. Aku bisa makan sendiri Myungsoo-ya

Gwaenchana. Memangnya aku tidak boleh menyuapi pacarku?”

“Eish! Tapi aku bukan anak kecil lagi”

“Memang siapa yang bilang kau anak kecil?” Kata Myungsoo sembari mengaduk bubur yang ada di tangannya.

“Buka mulutmu” perintahnya namun Jiyeon hanya menggeleng.

“Aku bisa makan sendiri”

“Hey kau sedang sakit. Ayolah-”
Myungsoo menyodorkan satu suapan ke hadapan Jiyeon yang mau tak mau dilahapnya juga.

Myungsoo tersenyum hangat. Membuat dada Jiyeon bergemuruh. Andai waktu dapat berhenti di detik ini.

Myungsoo kembali menyodorkan satu suapan namun kali ini membuat Jiyeon tersedak.

“Kau tidak apa-apa?” Tanya Myungsoo sedikit panik yang langsung memberikan segelas air mineral.

Jiyeon meminumnya sedikit. Namun tetesan air itu tersisa di sudut bibirnya. Membuat Myungsoo menggerakan tangannya untuk mengusapnya lembut.

Jiyeon berdebar. Sentuhan jemari Myungsoo di bibirnya membuat tubuhnya dialiri berjutaan volt listrik.

Myungsoo perlahan mendekatkan wajahnya pada wajah Jiyeon. Mempersempit jarak diantara mereka. Jiyeon menutup mata. Menanti apa yang akan terjadi selanjutnya. Dahi mereka menempel dan hidung mereka saling bergesekkan. Bibir Myungsoo bergerak untuk mengecup bibir ranum Jiyeon namun…

Ponsel Myungsoo berdering. Myungsoo terkejut dan langsung meraih ponselnya.

Yeoboseoyeo”

“…”

Mwo?” Myungsoo membulatkan matanya terkejut lalu melirik Jiyeon yang menatapnya datar.

Jiyeon tahu siapa yang menghubungi Myungsoo. Walau hanya sekedar feeling namun itu sangat kuat. Ia yakin.

Neh. Aku segera kesana” Myungsoo memasukan kembali ponselnya.

Myungsoo menatap Jiyeon sendu sambil menyisir rambut Jiyeon dengan jemarinya.

“Jiyeonnie aku…-”

Kajima” pinta Jiyeon memohon bahkan sebelum Myungsoo menyelesaikan kalimatnya.

“Sepupuku jatuh dari tangga aku harus menjenguknya”

Perih itu datang. Dadanya berdenyut nyeri. Seketika ia bertambah pusing. Ia percaya bahwa yang dikatakan Myungsoo hanya kebohongan saja. Bukan sepupunya yang ia maksud. Jiyeon yakin itu.

Myungsoo pembohong.

Myungsoo selalu membohong.

Ia pembohong besar.

Myungsoo bangkit dari duduknya di kursi samping ranjang Jiyeon. Ia mengusap puncak kepala Jiyeon dengan lembut.

“Aku pergi dulu. Ja-”

“Kau mau meninggalkanku lagi?” Tanya Jiyeon lirih mengenggam tangan Myungsoo.

Perih terus menyerang dadanya. Berdenyut nyeri. Dadanya terasa tertusuk belati. Seakan luka yang ia toreh ia tabur garam.

“Dia membutuhkanku Jiyeonnie”

“Tapi bagaimana denganku? Aku juga membutuhkanmu”

Air mata menumpuk di pelupuk matanya. Hanya menunggu jatuhnya tetesan bening itu ke pipi. Pertama kalinya ia menunjukannya pada Kim Myungsoo. Ia tak berbohong kini tentang apa yang dirasakannya. Semuanya ditumpahkan dalam tetesan bening yang mulai mengalir. Myungsoo ingin sekali menemaninya. Namun seseorang disana juga membutuhkannya.  Ia tak tahu apa yang harus dilakukannya. Ia ingin disini. Memeluk gadisnya -cinta pertamanya yang sedang sakit. Namun di sisi lain ia ingin menemani Krystal yang baru saja jatuh dari tangga. Ia hanya bisa diam. Menatap mata sendu Jiyeon yang mulai digenangi air mata.

Myungsoo mendesah pelan sementara Jiyeon terus memberikan tatapan memohon pada pria yang ia cintai.

“Maaf Jiyeonni. Aku harus segera kesana. Maaf” ujar Myungsoo pada akhirnya.

Genggaman Jiyeon di tangan Myungsoo terlepas begitu saja. Rasa sakit mengaliri darahnya menuju ke seluruh tubuhnya. Hatinya teriris pisau berapi. Menusuk dan merobek hatinya menjadi bercabik-cabik. Setitik air mata kembali menuruni pipi mulusnya.

“Maaf Jiyeonnie. Aku mencintaimu. Semoga cepat sembuh, jaga kesehatanmu! Jangan telat makan oke? Aku pergi” katanya sambil menghapus air mata Jiyeon yang mengalir. Lalu berjalan kearah pintu meninggalkannya.

Jiyeon menatap punggung itu lirih. Air matanya tak berhenti mengalir. Seolah mewakili rasa nyeri yang menyerang dadanya. Tangannya memukul dada sebelah kirinya yang terasa sakit.

Appo…” isaknya.

Ia lelah. Lelah terus menutupi kesakitannya. Lelah terus membohongi perasaanya. Lelah terus tersenyum palsu. Ia lelah dengan semuanya. Namun Jiyeon mencintainya. Sangat mencintainya.

“Aku harus bagaimana?”

***

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Jiyeon terduduk di sebuah bangku cokelat panjang. Menatap berbagai macam permainan di hadapannya. Ia berada di lotte world menunggu kedatangan Myungsoo.

Tak lama siluet tubuh Myungsoo telihat di kejauhan sana. Jantungnya berdegup kencang. Mata elang itu terlihat hangat saat tersenyum padanya. Dadanya bergemuruh.

“Jiyeonnie aku tak bisa berlama-lama. Jadi ada apa?” Tanya lalu duduk di samping Jiyeon.

Jiyeon menatap lurus ke depan. Lalu segera berdiri.

“Ikut aku” ujarnya sembari berjalan

Eodiga?

Kini Jiyeon dan Myungsoo duduk berhadapan di Ferris wheel. Jiyeon terdiam. Mencoba mengatur degupan jantungnya. Menenangkan hatinya. Sedangkan Myungsoo hanya menatap Jiyeon. Menunggu gadis itu mengatakan sesuatu. Tapi sepertinya itu terlalu lama. Myungsoo tak sabar. Karena ia sedang sibuk dan harus mengurusi skripsinya yang mendekati deadline.

“Jiyeon-ah jika tidak ada yang ingin kau bicarakan aku akan pergi.”

“Kau bisa pergi saat Ferris wheel berhenti”

“Ada apa sebenarnya? Apa yang ingin kau katakan hm?”

Jiyeon memberanikan diri menatap mata elang Myungsoo. Dadanya berdenyut nyeri. Jiyeon menghela nafas panjang dan mengeluarkannya. Ia harus melakukannya. Ini sudah menjadi keputusannya.

“Myungsoo-ya…”

Myungsoo terdiam menunggu gadis itu melanjutkan kalimatnya.

“Aku lelah”

“Apa kau sakit?” Tanya Myungsoo khawatir.

Neh. Sangat sakit.”

Myungsoo mennyentuh kening Jiyeon yang terasa bersuhu normal.

“Dimana yang terasa sakit?”

“Disini” Jiyeon menepuk dadanya yang terasa nyeri. Air matanya terkumpul di pelupuk matanya.

“Aku sudah memikirkanya semalam. Dan keputusan ini kupikir adalah yang terbaik.”

Myungsoo menatap bingung pada gadis cantik di hadapannya. Namun ia tetap diam. Tak menyela perkataan gadis itu. Jiyeon menghirup oksigen di sekelilingnya. Dadanya terasa sesak seakan oksigennya menipis.

“Mari kita akhiri hubungan kita”

Jiyeon menghembuskan nafas panjang. Lega karena telah mengatakannya. Tapi disisi lain hatinya sakit mengingat pria ini bukan miliknya lagi nanti. Setetes air matanya jatuh yang langsung ia seka. Ia tak ingin Myungsoo melihatnya.

Myungsoo terkejut dengan perkataan gadis itu. Ia tertegun. Dadanya terasa dipukul saat Jiyeon mengatakan kalimat itu.

Kenapa sangat tiba-tiba?

Apa alasannya?

Tidakkah Jiyeon mencintainya?

Myungsoo ingin sekali menanyakannya namun lidahnya terasa kelu. Tak mampu untuk menanyakan satu kata pun. Bahkania tak berkedip. Seolah perkataan Jiyeon adalah mantra yang mengunci seluruh tubuhnya.

Ferris wheel berhenti berputar Jiyeon langsung berlari keluar. Menjauh dari Myungsoo. Air mata mengiringi langkahnya. Kakinya berpijak pada rumput yang lunak. Ia menjatuhkan tubuhnya disana terasa kakinya lemas tak kuat menopang tubuhnya. Tangannya memukul dadanya berharap dengan cara itu dapat mengurangi sakitnya.

Biar saja ia menangis hari ini. Namun tidak dengan esok. Ia yang memutuskannya. Jadi ia harus kuat.

Biarlah ia mencintainya tanpa harus memilikinya. Karena jika ia memilikinya ia akan terus sakit dan berbohong pada perasaannya sendiri.

Biarlah ia mencintainya secara diam-diam. Tanpa harus ada ikatan. Tanpa harus diucapkan. Tanpa harus diketahui dunia.

Biarlah ia berpura-pura tidak mencintainya.

Biarlah ia berbohong untuk masa depannya.

Biarlah ia berbohong demi dirinya dan cintanya.

Bukankah Jiyeon pembohong yan hebat?

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

END

Advertisements

59 responses

  1. MEWEK!!! sumpah Myungsoo tega banget ama Jiyi 😥 tunggu aja Myung keadaan akan berbalik suatu saat nanti!!!
    Ji yang tabah ya 🙂 aku pikir ini juga keputusan yang paling tepat daripada pacaran tapi gag tau mau dibawa kemana -___-
    Aku benci Myungsoo sama Krystal!!! Myungsoo sebenernya kamu cinta gag si ama Jiyi? bilangnya cinta tapi kok sama yang lain!!!
    Ditunggu ff MyungYeon Couple yang laen ya chingu tapi happy ending 🙂

    November 6, 2013 at 9:48 am

    • iya kasian banget si jiy yaa;-; okeee wait next myungyeon ff yapp=)) thanks for read and comment<3

      November 12, 2013 at 9:20 am

      • Oke ditunggu chingu :* happy ending ya 🙂

        November 12, 2013 at 10:07 am

  2. teenlite

    aduh aku sedih bacanya.. feelnya dapet banget..aku serasa jadi jiyeon.. haha nyesek. kenapa myungsoo jahat sih? hiks.. hiks.
    keren..keren
    butuh sequel ni yg ceritanya myungsoo nyesel udah ngeduain, jiyeon terus jiyeon ngehindar dr dia…hua pasti seru tu..

    November 6, 2013 at 10:51 am

    • aduh jangan sedih=(( beneran feelnya dapet? aku kira ini gadapet feelnya:-( but thanks for read and comment<3

      November 12, 2013 at 9:31 am

  3. Ifahsiwonest

    Ahhhh sad ending..
    Aigooo buat sequel thor..
    Buat myungYeon bersatu, buat Myung kasih penjelasan sama jiyi biar kalian ngak sama-sama sakit

    Sequel-sequel thor

    November 6, 2013 at 11:04 am

    • aku gatau mesti gimana lagi kalau buat sequelnyaa-_- thanks for read and comment yaa<3

      November 12, 2013 at 9:32 am

  4. ParkjijungcodeXxxxoon

    Ishhhhhh ko cm bgni,,, pov myung2 g ada,,, yah jd g tw kn sisi dr si myung gmn,,,

    November 6, 2013 at 11:32 am

    • aku ga terlalu bisa bikin sudut pandang cowo-_- takut ga dapet feelnya ehehe=)) thanks for read and comment<3

      November 12, 2013 at 9:34 am

  5. mkdJY

    Aku udh coment di blog pribadimu kalo gak salah .heheh tpi coment lg.
    Kok nge gantung .huhuh
    Sbnrnya krystal itu siapanya myungsoo ?
    Kelihatannya myungso bnrn sayang sm jiyeon tpi knp dia tega memperlakukan jiyeon sprti begitu .psti myungsoo nyesel . Ada lanjutannya dong

    November 6, 2013 at 12:13 pm

    • aku udah bales yg di blog sekarang aku bales yang disini deh wkwk=))
      iya maaf ya kalo nge gantung. tapi seru aja gitu bikin cerita nge gantung(?)
      aku ga janji bakal ada lanjutannya ehehe=D Thanks for read and comment<3

      November 12, 2013 at 9:36 am

  6. aigoo.. kenapa myung tega amat sama jiyeon huuu 😥 😥 myung jahat deh

    November 6, 2013 at 1:09 pm

    • myung tegaa yaaa:-( tapi dia gantengggg(?) /terusapahubungannya.
      thanks for read and comment<3

      November 12, 2013 at 9:38 am

  7. huhuhu.. kasian uri Jiyeon, tersakiti mulu…

    author ini udah end ya?? buat sequelnya please…!!

    fighthing !!!!

    November 6, 2013 at 1:27 pm

    • iya ini udah end. sequel? aduh gatau deh aku bisa bikin sequel apa engga=((

      thanks for read and comment<3

      November 12, 2013 at 9:40 am

  8. Ini bener-bener bagus! Feel-nya dapet! (air mata aku sampe hampir jatuh/?) Diksinya bagus! Bahasanya bagus! Enak dibaca, enak dibayangkan! (?) Author jjang deh! I’ll wait for the next MyungYeon’s fanfict c:

    November 6, 2013 at 1:29 pm

    • aduh makasiihhh<3 kalo menurut aku ini diksinya masih kurang bagus:-( aku masih perlu banyak belajar lagi:-)
      tapi makasih udah baca dan komentar<333

      November 12, 2013 at 9:42 am

  9. Wina

    Kasihan jiyeon,, myungsoo menduakan jiyeon, tega bnget.. Aku stuju jiyeon putusin myungsoo, mudah”an myungso dpt blasannya.. Sbnarnya myungsoo suka sama siapa ? Kristal or jiyeon ? Bkin sequelnya yah,, aku pngen liat myungsoo sengsara

    November 6, 2013 at 1:32 pm

    • aku gatega bikin manusia satu huruf itu sengsara:-( gmn donggg?
      thanks for read and comment yap<3

      November 12, 2013 at 9:44 am

  10. Djeany

    rada bgung cerita awalx,sequel buat kejelasanx thor.

    November 6, 2013 at 1:49 pm

    • maaf kalo bikin bingung:-( aku emang masih harus belajar lagi ehehe.
      thanks for read and comment<3

      November 12, 2013 at 9:45 am

  11. myungsoo pabo jahattt, kasian bgt hidup jiyeon. Bikinin sequel dong thorrr

    November 6, 2013 at 3:34 pm

    • iya dia jahat tapi ganteng jadi termaafkan=)) hwhw
      makasih udah baca dan komen<3

      November 12, 2013 at 9:45 am

  12. chocobanana

    huaaaaaa nyesek nyoooo…myung nappeun mode on bener2 jahat banget sama jiyi. ishhh ku harap dia bakal kena karma. tp gpplah jiyi akhirnya berani buat bikin keputusan terbaik,ya drpd trus2an pura2 spt ga kenapa2 gt cm bikin malan ati terus..huuuu tp endingnya nyesek sad banget ga trima jiyi terluka gt T.T sekuel bsa kali thor hahahhay

    November 6, 2013 at 3:39 pm

    • aduh kamu nyumpahin myung? kasian diaa:-(
      iya kasian ya baby dino jadi sedih gitu=((
      thanks for read and comment<33

      November 12, 2013 at 9:46 am

  13. nia joe or ljoe

    Sedihnya (っ ‾̣̣̣﹏‾̣̣̣)っ:
    Myungsoo tega banget..
    Slalu ninggalin jiyeon…

    Yaa,,mgkn ini mmg keputusan yg paling ϐαik”̮ buat jiyeon..
    ∫å∂í dy tak prlu lgi brpura-pura tidak apa-apa..

    Kyknya butuh sequel..
    Pngen liaat myungsoo nya gimana
    Hehehhehehehe
    Nice ff thor..
    Ditggu yaa next ff MyungYeon..

    November 6, 2013 at 3:40 pm

    • aku ga janji bakal buat sequel yaaa ehehe
      makasih udah baca dan komen<3

      November 12, 2013 at 9:47 am

  14. waduh bner2 nyesek bngt klo jdi jiyi….myungsoo tga bngt sih kan kasihan uri jiyi…huaaaaaaa T.T myungsoo ma krystal sama jahat x …….bner2 butuh squel nih gak trima bngt akhr x mreka putus dan myungsoo diem aja pdahalkan dya xg salah……..

    November 6, 2013 at 4:02 pm

  15. waduh bner2 nyesek bngt klo jdi jiyi….myungsoo tga bngt sih kan kasihan uri jiyi…huaaaaaaa T.T myungsoo ma krystal sama jahat x …….bner2 butuh squel nih gak trima bngt akhr x mreka putus dan myungsoo diem aja pdahalkan dya xg salah……..ayo dong myungyeon harus ttp brsatu

    November 6, 2013 at 4:03 pm

  16. Suka-suka~ Myung kok gitu banget ya-_-

    November 6, 2013 at 6:50 pm

    • makasihh<3 iya salahin aja dia yang begitu:-(

      November 12, 2013 at 9:48 am

  17. myungsoo jaahaaaat TT^TT
    jiyeonnya sakit malah lebih mentingin cewe lain
    emang sih dari awal dalem hati udah ngomong ‘udah ji, putusin aja’ (?)
    tapi pas putus beneran jadi sedih 😥
    authoor, pengen sequel pliiis… semoga myungsoonya nyesel dan myungyeon bisa balikan lagi 🙂
    yayayayya thor?? sequel yaa? hehehehe

    November 6, 2013 at 6:54 pm

    • sequel? hm liat nanti yaaa=p
      thanks for read and comment<3

      November 12, 2013 at 9:49 am

  18. Keren tapi myungsoo tega bgd ini udah end apa gmn thor gantung bgd hehehee harus ada squell nya thor

    November 7, 2013 at 3:43 am

    • iya ini udah end aku belom kepikiran lagi buat sequelnya:-(
      makasih ya udah baca sama komen<3

      November 12, 2013 at 9:50 am

  19. aaduuhhh ,, sakit bener ini mah
    tp PUTUS mang jalan satu” y ,,,
    huhuhu Myungsoo jahat bgt !!!

    November 7, 2013 at 6:28 am

    • okeey makasih udah baca dan komen=))

      November 12, 2013 at 9:51 am

  20. sequel plis thor;<

    November 7, 2013 at 5:22 pm

  21. PJY29

    Ff nya bagus thor! Daebak.. Tapi sad ending itu bikin gregetann-_- bikin sequel yang yg happy end dong thorr, yg bnyak myungyeon moment nya;;)okeoke?^^

    November 9, 2013 at 2:35 am

    • aduh makasih<33 justru aku lebih suka yang bikin greget gitu wkwk=DD
      insyaallah ya dear aku ga janji=))
      makasih udah baca dan komen<3

      November 12, 2013 at 9:52 am

  22. momo

    duhhh jiyeonnya yang tabah ya..
    sedih bacanya..
    ditunggu ff myungyeon lainnya^^

    November 14, 2013 at 10:39 am

    • jiyeon emang udah sabar banget itu ehehe:–) okay. wait nest myungyeon ff yaapp! thanks for read and comment<3

      November 14, 2013 at 2:09 pm

  23. HanSeYeon

    Suka thor suka :3

    November 21, 2013 at 7:36 pm

  24. babys1004

    aa sad ending :3
    padahal berharap happy ending xD

    December 5, 2013 at 6:36 am

    • Aku lebih suka yang sad ending ehehe. Jadi greget gimana gitu wk=DDD

      December 5, 2013 at 7:45 am

  25. sequeeel pls:(((( ayodong thorrr, gantungg bgt.:””(

    December 6, 2013 at 10:11 am

    • Ga janji yaaa ehehe:-)maaffff. Btw thanks for read and comment♡

      December 6, 2013 at 10:12 am

  26. Farfar Defrida

    Sungguh ff ini menyayat hati thor…
    Di bikin nangis sungguhan akunya…
    Myungsoo bener2 jahat! Kok tega banget sih ngelakuin hal itu sama jiyeon??

    Ini bener2 butuh sequel thor…
    Soalnya kan belum dijelasin siapa sih krystal sebenarnya, terus niatnya myungsoo yg sebenarnya, kenapa kok dia sampe ngelakuin itu ke jiyeon…

    Jadi ditunggu ya sequelnya… *bbuing bbuing* #Aegyo Ancur

    December 24, 2013 at 3:49 pm

    • aku gatau deh ya bisa nulis sequelnya apa engga:-( bagi aku ini udah fin wkwk=DD tapi makasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar!love♡

      December 25, 2013 at 12:07 pm

  27. Kim Hachan

    ffnya bagus tapi kurang rinci nih ;;;

    December 26, 2013 at 1:14 am

    • Sengaja sebenernya biar bikin greget;~;wkwk. Makasih ya uda baca dan meninggalkan komentar:-)love♡

      December 26, 2013 at 2:30 am

  28. lee ha in

    just one word to say..

    daebakk !!! ^^

    perfectly this story made me losing my own control ..

    konfliknya, alur ceritanya, penggambaran setting + perasaan cast itu sendiri.. wahh

    bahasanya juga tepat.. nggak berlebihan ditambah endingnya
    totally. SANGAT MEMUASKAN

    salam kenal buat kak author
    ini pertama hain mampir di sini. Thanks buat ff nya, lain kali bikin yg lebih nyesek ya kak ^^

    salam L’ement
    Lee Ha In ^^ @istri sahnya myung-myung **kaboorrr

    February 17, 2014 at 7:01 am

  29. yupue

    saya kehabisan kata2 baca ff ini:’)mewek muluu setiap bacanya:’) keren thorr feellllnyaaa dapettt bngt:’)dituunggu karya selanjutnyaa:)

    April 15, 2014 at 9:53 am

  30. ouch! it’s hurt, hiks hiks

    April 20, 2014 at 6:57 am

  31. nazha

    Tega banget sie myungsoo..
    Blng saranghae tp lebih memilih menemani cwe lain.

    May 5, 2014 at 1:07 am

  32. Fena

    Sad ending TT___TT

    June 12, 2014 at 4:45 am

  33. mwoyaaaaa T_T knp myingi tega bgt…krystal tu bnr2 sepupu atw selingkuhannya.aigooo sequel donk author.kyax myungi jg kget jiyi mutuzin dy…pgn tw pa yg sebenerx terjd

    July 19, 2014 at 9:19 am

  34. mwoyaaa….aku baru nemu ff di sini dan suka banget karena emua soal myungsoo…aslinya aku baca ff myung dicouple sama sapa aja itu demi myung nya bukan yeojanya….hehehe^^ tapi kenapa myung sadis banget di sini….

    June 3, 2015 at 9:49 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s