KIM MYUNGSOO FANFICTION

[PART 1] Kim’s Ghost House

kim's-ghost-house-prolog

Tittle : Kim’s Ghost House

Cast : Bae Suzy

                       Kim Myungsoo

Other Cast : Choi Jinri

                              Son Naeun

                                 Jung Krystal

                                Park Jiyeon

Genre :  horror(?), comedy(?), romance, school life

Rating :  PG-16

Prolog 

*****

Author POV

Yeoja cantik yang ‘hancur’ itu sedang meratapi penampilannya dari balik kaca di salah satu toilet sekolahnya. Ia belum bergerak sama sekali selama 10 menit. Ia masih saja betah melihat penampilannya yang sangat berantakan. Tadi, setelah ia ditertawakan saat baru masuk kelas, gurunya langsung menyuruhnya untuk merapihkan diri terlebih dahulu.

YA NEO!!!” Yeoja itu tiba-tiba berteriak keras sambil menunjuk dirinya di pantulan kaca.

“KUTUKAN MACAM APA INI!!!!” Lanjutnya tak kalah keras sambil mengacak-acak rambutnya yang memang sudah acak-acakan itu.

Ia memerosotkan dirinya ke lantai lalu menendang-nendangkan kakinya ke-udara layaknya anak kecil sambil memanyunkan bibirnya.

“Aigoo..Aigoo.. Suji-ah!!” Tiba-tiba masuk seorang yeoja manis berambut pendek dan langsung menghampiri Suzy dengan wajah panik. Sahabatnya itu begitu prihatin melihat Suzy yang sedang uring-uringan di lantai toilet.

“Jinri-ah… Namaku SUZY bukan SUJI!!” Bantah Suzy sambil menunjuk-nunjuk nametag-nya yang jelas-jelas bertuliskan ‘Bae Suji’ dalam hangul, bukannya ‘Bae Suzy’ dalam latin.

Ara..ara.. Suji-ah sekarang kita harus kembali ke kelas, pasti Kang Saem datang sebentar lagi…” Ajak Jinri sambil menarik-narik Suzy agar segera berdiri. Suzy hanya mendengus sebal karna lagi-lagi sahabatnya itu memanggilnya Suji. Ia benci jika dipanggil dengan nama aslinya itu.

“Aishh.. Shireo!! Jinri-ah, neo ara? Aku hanya akan selamat di hari senin jika berada di toilet ini… Pokoknya jika aku keluar dan bergerak sedikit pasti aku akan sial lagi… Andwae! Biar saja aku membolos pelajaran” jelas Suzy sambil memeluk kedua lututnya. Ia masih saja duduk dilantai.

“Suji..ahh…. Maksudku Suzy-ah kau tau kan Kang Saem itu sangat mengerikan. Kau mau hidupmu bertambah sengsara eoh?” Jinri menggguncang-guncang tubuh Suzy sedikit lebih keras. Suzy memajukan bibirnya. Benar, Kang saem memang sangat tak tanggung-tanggung kalau memberikan hukuman bagi yang membolos kelasnya.

Suzy membuang nafasnya dengan berat. Mau tak mau, ia harus kembali ke kelas jika tak ingin hari-nya bertambah buruk.

Arraso.. Keunde… Neo, Jinri-ah jangan jauh-jauh dariku, mengerti?” Jawab Suzy dengan menunjuk tepat di depan muka Jinri membuat Jinri sedikit memundurkan kepalanya.

Wae? Kenapa aku harus dekat-dekat denganmu? Nanti kalau aku ikutan terkena ampas dari kutukan mu bagaimana?” Jawab Jinri menarik Suzy membantu nya berdiri. Suzy sedikit menepuk-nepuk rok-nya lalu menengok kearah Jinri.

“Kau tak mau? Ara.. Aku tak jadi ke kelas” ucap Suzy mengambil posisi bersiap duduk lagi. Namun segera di halangi oleh Jinri.

“Aish.. Suji-ah.. Aku hanya bercanda, mana mungkin aku menjauhi sahabatku ini.. Aigookajja kita kembali ke-kelas, ne?” Ucap Jinri menggandeng sahabatnya dan menariknya keluar dari toilet.

Sementar Suzy hanya dapat mengangguk kecil lalu mendengus sebal karna lagi-lagi sahabatnya memanggilnya seperti itu, ia kemudian mengikutin Jinri berjalan menuju kelas mereka.

*****

Suzy POV

Huh, untung saja kami belum terlambat karna Kang Saem belum memasuki kelas.

Kuperhatikan seluruh penjuru kelas, sepertinya mereka masih memperhatikan-ku karna memang penampilanku yang belum banyak berubah. Tadi aku baru sempat mencuci muka saja.

Kurasakan Jinri mencolek-colek lenganku dari samping dengan bersemangat, Aigoo.. Ada apa lagi yeoja ini?

“Suzy-ah!! Kudengar nanti akan ada murid baru!dia namja! Dan katanya TAMPAN!! OMONAA!!” Belum sempat aku menoleh ke-arahnya ia sudah berteriak saja di telingaku. Haihh.. Yeoja ini memang begitu semangatnya mengenai namja. Aku sudah mengenal Jinri dari lama dan sifatnya yang satu ini belum berubah sampai sekarang.

Ia memang sahabat yang amat sangat baik dan selalu memperhatikanku, tapi kalau sudah menyangkut namja dan kelemotan-nya itu….

“Suzy-ah? Kenapa melamun?” Jinri tiba-tiba menyadarkanku dari lamunanku.

“Ani, gwenchana..” Jawabku malas sambil menelungkupkan wajahku dimeja.

“Eoh, Suzy-ah Kang Saem sudah datang. Omona!! Namja dibelakangnya tampan sekali!!” Pekik Jinri tepat di telingaku. Aku hanya mengelus telinga-ku dengan prihatin -akibat pekikan Jinri tadi-. Sungguh, aku sama sekali tidak tertarik dengan Namja-Namja tampan yang seperti itu. Yah, kecuali seseorang, kkkkk.

“Hari ini kita kedatangan murid baru, ayo silahkan perkenalkan diri” ucap Kang Saem didepan sana. Aku sama sekali belum melihat namja baru itu karna memang tak berminat dan memang belum merubah posisi-ku yang sedari tadi menelungkupkan wajah ku ke-meja.

“Kim Myungsoo imnida” ucap seseorang didepan sana dengan dingin. Mwoya namja itu? Kelihatannya ia sombong sekali padahal aku belum melihat wajahnya. Tunggu, dia bahkan tidak memberi salam terlebih dahulu. Wah.. Angkuh sekali namja ini. Aku langsung saja membenarkan duduk-ku untuk melihat namja angkuh itu.

DEG

Tepat ketika aku mengangkat kepalaku, mata kami bertemu. Matanya yang tajam menatapku dengan sengit. Aku hanya terpaku dibuatnya, entah kenapa jantung ku tiba-tiba berdenyut tidak karuan antara rasa takut dan rasa aneh. Tanganku naik untuk menyentuh dadaku yang semakin tak karuan.

Aku masih menatap kedua matanya yang menyeramkan itu, ia tak kunjung mengalihkan pandangan menyeramkannya itu dariku, begitu juga aku. Entahlah, ada sesuatu yang membuatku tak bisa berhenti menatapnya. Sesuatu yang belum pernah kurasakan. Semacam rasa takut yang berlebihan.

Kenapa? Apa yang terjadi denganku?

 

Aku memberanikan diri terlebih dahulu memalingkan mukaku kesamping. Kurasakan tubuhku bergetar dengan hebat, dan peluh turun dari dahiku dengan cepat. Waeire? Apa yang terjadi denganku? Namja ini, Siapa dia?

 

Sayup-sayup kudengar suara Jinri dari sampingku, ia mengguncang-guncangkan tubuhku yang seperti-nya sudah kehilangan kesadaran ini. Perlahan-lahan mataku menjadi gelap dan semakin gelap hingga seluruh tubuhku benar-benar kehilangan kekuatan.

BRUK

*****

Author POV

Seorang yeoja terlihat berbaring di ruangan UKS dengan lemah. Disebelahnya, terlihat yeoja lain yang rambutnya pendek dan sedang menggenggam tangan yeoja yang tertidur di kasur putih itu. Ia tak henti-hentinya berdoa sambil terus menggenggam tangan sahabatnya.

Separahnya Suzy di hari Senin-nya, ia tidak pernah sampai pingsan seperti ini. Wajahnya benar-benar khawatir, pasalnya Suzy sudah berbaring disana 3 jam dan sebentar lagi sekolah akan berakhir.

“Suzy-ah.. Ppali ireona…” Ucap Jinri tak henti-henti sambil terus menerus meremas-remas tangan sahabatnya, berharap dengan begitu Suzy akan segera sadar.

“Eummm…” Suzy tiba-tiba menggeliat pelan di kasurnya. Jinri yang melihat itu langsung saja beralih mencengkram bahu Suzy sedikit keras. Hey Jinri,pelan-pelan dia sedang sakit..

“Suzy-ahh!!!” Jinri semakin menggoncang-goncangkan tubuh Suzy.

 

“Eung…jjajangmyeon..eumm mashitta…” Igau Suzy masih menutup matanya,ia berbalik memunggungi Jinri yang saat ini sedang tercengang dibuatnya. Ia menampakkan muka –aku begitu mengkhawatirkanmu dan kau memikirkan jjajangmyeon?-

Jinri mendengus kecil sebelum akhirnya mengguncang-guncang tubuh Suzy –lagi-. “Ya Bae Suzy… Ireona.. Aku tau kau lapar, ppali ireona!!” Ucap Jinri Sedikit berteriak tepat di telinga Suzy membuat Suzy terlonjak kaget dan langsung membuka kedua matanya.

“Eoh.. Jinri-ah! Jjajangmyeon eoddi?” Tanya Suzy tiba-tiba dengan ekspresi polos-nya saat baru saja terduduk. Membuat sahabatnya hanya terkekeh kecil.

“Mau jjajangmyeon eoh?” Tanya Jinri sambil mencubit-cubit lengan Suzy. Ia yakin sahabatnya ini sudah pulih 100 persen. Disebelahnya, Suzy hanya mengangguk karna ia juga tak tahu apa yang sedang ada di dalam otaknya itu.

Ia baru saja pingsan dengan keadaan mengenaskan, dan sekarang ia mengigaukan dan mengidamkan jjajangmyeon? Ayolah…

 

Suzy baru saja berjalan pulang sambil mengelus-elus perutnya yang sudah penuh jjajangmyeon itu. Ia tersenyum puas karna berhasil memakan jjajangmyeon yang sedang ia idamkan itu dengan gratis. Tentu saja Jinri yang mentraktirnya. Ia tak menyia-nyiakan kondisinya yang baru saja pingsan itu sebagai alasan untuk ditraktir.

Suzy sudah sampai dirumahnya dan sedang membuka pintu pagarnya, namun sekilas ia teringat sesuatu yang membuatnya berpikir sejenak.

Hari sudah sore, tapi kenapa ia belum mendapatkan kesialan lagi? Aneh.

 

Tapi kemudian, ia tepis jauh-jauh pikiran aneh itu. Wajahnya kini sedang berseri-seri memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi. Siapa tahu kutukan itu sudah hilang? Atau mungkin berpindah kepada namja tadi yang membuatnya pingsan… Yah Siapa yang tahu?

 

Ia masuk kedalam rumahnya yang sepi dalam diam. Rumah yang bertema tradisional itu dengan lantai kayu dan interior-interior yang sederhana sudah lebih dari cukup bagi Suzy. Ia tinggal sendiri di rumahnya yang kecil itu sejak lulus sekolah menengah pertama. Suzy adalah anak yang mandiri sejak kecil, Ia tak pernah bertemu kedua orangtua kandungnya. Ia hanya diasuh oleh keluarga angkat-nya sampai berumur 10 tahun. Dan selanjutnya menjalankan hidupnya sendiri selama 8 tahun ini.

Ia selama 8 tahun hidup sendiri, tinggal dengan menumpang dirumah sahabatnya -Jinri- hingga ia membeli rumah yang kecil ini 3 tahun yang lalu dengan uangnya sendiri, ya.. Meski sedikit dibantu keluarga Jinri.

Ia tak pernah tau kemana pergi orangtuanya maupun orangtua angkatnya yang menghilang entah kemana itu. Yang jelas, ia begitu merindukan orangtua angkatnya yang telah mengasuhnya selama 10 tahun itu, sayangnya ia saat ini benar-benar tak tahu dimana keberadaan mereka.

Satu-satunya keluarga yang ia miliki saat ini hanyalah keluarga Jinri yang selalu menyambutnya dengan baik dan menganggap Suzy sebagai anggota keluarga sendiri.

Suzy melempar tas sekolahnya asal. Ia langsung saja melompat kekasur hijau-nya tanpa berganti pakaian terlebih dahulu. Perut kenyang, udara dingin, dan pikiran yang tenang. Sungguh mendukung siapapun untuk segera tidur. Perlahan tapi pasti, mata Suzy mulai terpejam menandakkan ia telah tertidur. Padahal waktu masih menunjukkan pukul 6 sore. Dan pukul 6 sore bukanlah waktu yang tepat untuk tidur.

*****

Tik Tik Tik

Hanya suara detikan jam yang menemani Suzy dimalam yang dingin ini. Yeoja itu menggeliat kecil ketika angin kencang yang masuk dari jendela kamarnya menerpa wajah cantik-nya. Tunggu. Untuk apa ia membuka jendela di malam musim semi seperti ini?

BRAK

Suzy terhenyak dari tidur-nya ketika terdengar bunyi dobrakan itu. Ia membuka matanya dengan berat kemudian mengucek-ucek matanya. Ia menyipitkan matanya ketika melihat pintu kamarnya telah terbuka lebar. Begitu juga dengan jendelanya.

” Aish.. Mwoya igo? Ck..” Suzy berdecak lalu berdiri untuk menutup jendelanya. Setelah itu ia berbalik dan berjalan menuju pintu kamarnya -untuk menutupnya juga-. Namun ketika ia baru saja ingin mendorong pintu itu. Perutnya tiba-tiba berbunyi dengan nyaring menandakan bahwa ia lapar. Suzy melirik sekilas jam yang bertengger dikamarnya lalu melenguh.

 

“Aigoo.. Ini masih jam dua pagi dan aku lapar? Pabo..” Suzy bergumam sendiri dan malah berjalan menuju dapurnya yang tepat disebelah pintu utama rumahnya. Ia membuka kulkas mini-nya lalu menunduk untuk mengambil segelas air putih, namun belum sempat ia mengambil air itu, ia kembali berdiri sambil mengernyitkan dahi-nya.

Chakkaman… Kapan aku mengganti baju?” Tanyanya pada diri sendiri sambil memperhatikan piyama biru-nya yang sudah bertengger manis di tubuhnya. Ia kemudian mengedikkan bahu-nya sambil bergumam ‘molla‘ karna hal itu sudah biasa baginya. Tertidur dengan seragam dan bangun dengan piyama-nya, itu selalu terjadi jika ia memang tak sengaja ketiduran sebelum mengganti baju-nya. Mungkin Suzy mempunyai kemampuan mengganti baju sambil tertidur?

 

Setelah itu Suzy kembali mengambil air-nya lalu hendak berjalan mengambil cemilan yang ia simpan di rak dapur-nya, namun baru dua langkah ia langsung menengok ke-kanan dan mendapati bahwa pintu rumanhnya telah terbuka.

“Angin-nya kencang sekali…”  ia bergumam sendiri sambil berjalan ke arah pintu sambil menggenggam segelas air yang baru saja ia ambil tadi.  Ketika ia menyentuh kenop pintu untuk menutupnya, matanya menangkap pemandangan diluar sana dari celah pintu yang terbuka. Ia melongokan kepalanya kearah luar, matanya langsung terfokus pada sebuah objek diujung jalan sana.

Sebuah rumah besar yang menyala dengan terang benderang pada pukul dua pagi, sungguh tidak berseragam dengan rumah lain yang telah berbaur dengan gelapnya malam. Suzy langsung menutup pintu rumahnya, ketika mendapati objek yang sedang dilihat-nya itu berubah menjadi gelap atau lebih tepatnya lampu yang tadi menyala terang benderang tiba-tiba redup seketika. Dan itu berhasil membuat Suzy merinding.

Ia langsung meneguk segelas air yang sedang ia pegang lalu tangannya beralih mengusap kedua lengannya yang sedari tadi sudah merinding. Ia beranjak pergi kekamar-nya sambil sesekali menengok kanan dan kiri memastikan tidak ada apa-apa. Bulu kuduk-nya kembali meremang ketika mendapati salah satu jendela di dapurnya tidak tertutup. Padahal tadi jelas-jelas jendela itu telah tertutup rapat. Secepat kilat ia menutup jendela itu tanpa melihat kearah luar dan langsung berjalan kekamar-nya. Namun, baru beberapa langkah ia berjalan tiba-tiba ia merasakan tengkuk-nya seperti terhembus sesuatu. Suzy mematung dan tak dapat berpikir dengan jernih lagi. Ia bersiap untuk berbalik melihat apa yang sebenarnya terjadi –dengan pikiran yang sudah kemana mana-, namun niatnya itu diurungkan ketika ia mendengar sebuah bisikan halus yang menerpa telinganya.

mianhe…’

Suara bisikkan itu terngiang di telinga Suzy membuatnya terhenyak. Badannya sudah kaku memikirkan semuanya yang baru saja terjadi. Belum sempat Suzy memikirkan hal selebihnya,
BRAK

 

Pintu rumahnya terhempas dengan keras dan membuat Suzy seketika mengalihkan pandangan ke sumber suara. Mata bulat-nya melebar ketika ia mendapati sekelebat bayangan hitam berjalan dari dalam rumahnya menuju keluar dan kemudian hilang hanya dalam sepersekian detik dan pintu itu kembali tertutup dengan perlahan dan menyebabkan bunyi deritan khas yang menambah suasana mencekam.

PRANG

Gelas yang ia pegang berhasil lolos dari tangannya

Perlahan, pandangan Suzy memudar menandakan ia benar-benar ketakutan saat ini. suaranya sudah hilang untuk sekedar meminta tolong, tubuhnya merosot dan menyebabkan ia terjatuh dengan lutut terlebih dahulu. Badannya lemas dan ia segera terjatuh dengan pandangan yang buram.

Ketakutan itu telah berhasil menguasai kesadaran diri Suzy.

*****

Suzy POV

Aku meletakkan tasku dengan cepat, kemudian duduk dibangku-ku dalam diam. Kelas ini masih begitu sepi karna aku memutuskan untuk datang lebih pagi.

Kejadian tadi malam. Kejadian yang membuatku terus berdoa masih terus memenuhi otakku. Kejadian paling menyeramkan yang pernah kualami selama hidupku. Meski kejadian itu tak seseram film hantu, atau film-film menyeramkan lainnya, kejadian itu berhasil membuatku datang sangat pagi dari biasanya –hal yang tak pernah kulakukan selama sekolah-.

Tapi, mungkinkah kejadian itu hanya sebuah mimpi?. Pasalnya tadi pagi, aku terbangun dengan keadaan yang rapih di tempat tidurku. juga tidak ada serpihan gelas kaca yang aku pecahkan malam itu.

Kalaupun itu adalah sebuah mimpi…

mengapa rasanya seperti kenyataan? Sudahlah, Bae Suzy tak usah dipikirkan hal seperti itu. Beruntunglah kau kalau itu hanya sebuah mimpi.

Kudengar dari luar kelas suara gaduh yang sudah bisa kupastikan berasal dari 3 yeoja centil itu.

Tiga yeoja centil yang sudah lama menjadi musuh-ku, yang selalu saja menganggu hidupku dengan kekuasaan dan kecentilannya itu. Sungguh, aku saja yang seorang wanita melihat kecentilan mereka saja sudah ingin muntah. Bagaimana dengan namja? Oh God.

Right! Benar perkiraanku, tiga yeoja itu masuk dengan berkikik-kikik ria sambil memegang pulpen pink dengan bandul yang sebesar bola voli, rambut mereka yang dihiasi jutaan hiasan, serta wajah yang diberi make-up dengan cukup kentara. Oh ayolah…

Tunggu. Mengapa rok mereka menjadi lebih pendek dibanding kemarin? Hey, itu melanggar peraturan!

“YA!!” Aku berteriak keras kearah mereka yang masih betah bercentil-ria di depan sana. Sontak mereka bertiga melayangkan tatapan kesalnya padaku. Aish.. Mwoya? Masa menengok saja pakai mengibaskan rambut, Aigoo

“MWO?!!” Teriak mereka bersamaan dengan suara cempreng-nya membuatku mengelus telingaku. Pagi-pagi sudah menyebabkan polusi suara…

“Ck, masih bertanya… Rok kalian itu kenapa tambah pendek eoh?! Tau tidak itu melanggar peraturan sekolah?!” Jelasku sambil berjalan kearah mereka sembari menunjuk-nunjuk rok mereka yang hanya sepanjang 1 jengkal.

“Oh, Bae Suzy-ssi… Kami sudah bertanya pada Yong sonsaengnim… Tapi katanya tak apa-apa, toh kaki kami ini jenjang dan mulus… Tidak seperti-mu.. Kkkkk” salah satu yeoja yang bernama Krystal menjelaskannya dengan mengelus-ngelus kaki nya itu, oh!

Aigoo… Kalian bertanya dengan Yong sonsaengnim yang hidung belang itu? Pantas saja…” Cibirku dengan menunjuk wajah mereka satu-satu -yang sekarang sudah kaku- , dan berhenti di wajah Jiyeon yang paling menyebalkan itu.

“YAK!!” Ia kemudian menepis tanganku dengan wajah merengutnya. Setelah itu, aku tersenyum sinis dan berbalik kearah mejaku. Allright, 1: 0 untuk Hari ini.

“YAA BAE SUZY!!!”

Aissh… Suara ini. Suara yang paling menyebalkan dari ketiga-nya, Suara seseorang yang paling aku benci dari ketiga-nya, yap,dia adalah Son Naeun. Seseorang yang paling aku benci di dunia ini, pokoknya menurutku, ia orang yang paling menyebalkan di dunia.

“MWO?!!” Teriakku sambil berbalik kearahnya. Ia hanya menatap-ku dengan sinis lalu berjalan kearahku diikuti kedua temannya yang lain dibelakangnya.  Mereka lalu berhenti tepat didepanku, dan detik selanjutnya Naeun menginjak sepatu-ku dengan sengaja lalu menampakkan muka tak bersalahnya –cih.

“ Neo… tak tahukah bahwa kaki kami ini yang terbaik. Apa salahnya menunjukkan hal terbaik yang kami miliki? Dan juga… apa yang kau pakai ini hah?! Mana ada rok semacam ini…. kau tau, itu lebih mirip selimut dari pada rok… arra? Dan mungkin….. kau memakai selimut ini karna kaki-mu yang sungguh jelek itu? Majja?” cerocos Naeun disertai kikik-kan dari ketiganya, membuat darahku memuncak, mwoya? Apa maksudnya menjelakkanku seperti itu eoh?

“Apa kau ingin tau alas an kami menjadi cantik dan sexy seperti ini, eoh?” cih, pede sekali mereka. Aku hanya mendecak malas membalas kelakuan mereka.

“Ini semua karna…..” mereka mendekat kearahku, aish sungguh aku tidak ingin meladeni mereka.

“Kim-Myung-Soo” bisik ketiganya padaku. Aku mengerutkan dahiku. Siapa dia? Sepertinya aku tak pernah mendengar nama itu? Tepat ketika aku berusaha memikirkan orang yang bernama Kim Myungsoo itu, Bel berbunyi membuat-ku kembali sadar dan mengacuhkan ketiga-nya dan berlalu saja ke meja ku. Setelah aku duduk dimeja-ku, pandanganku tiba-tiba saja beralih kearah pintu kelas. Disana seorang namja baru saja masuk dengan menggendong tas hitamnya.

Aku langsung membuang mukaku kearah lain, ketika lagi-lagi mata kami bertemu. Mata yang pernah membuatku pingsan dan mata yang tak ingin lagi-lagi kutatap. Seketika, Hawa tak nyaman menghampiriku walau aku hanya menatap mata itu sekilas. Mwoya? Namja itu….

Ah benar! Namja itu yang dimaksud trio centil tadi. Aku baru mengingatnya. Kim Myungsoo. Sepertinya namja itu akan kucoret dari daftar yang akan kuajak berkenalan, Karna tatapannya saja mungkin dapat membunuhku. Kembali kurasakan Hawa panas menerpaku, Mwoya? Sepertinya namja tadi sedang memperhatikanku, sudahlah jangan melihatku! Kau tau aku merasa panas disini, Neo arra?!.

Ingin rasanya aku berteriak seperti itu, namun Lee sonsangnim baru saja masuk kelas dan membuat namja itu mengalihkan pandangnnya dariku. Hahh… Sepertinya aku harus berterimakasih kepada Lee saem.

“SUZY-AH!!!” kudengar teriakan kencang dari belakangku yang pasti berasal dari Jinri. Aku berbalik kemudian melihat Jinri yang sedang berlari kearahku sambil membawa lemon tea-nya yang belum habis.

“hah..hah….Kenapa meninggalkanku, eoh?” tanyanya dengan nafas yang masih tersengal-sengal karna baru berlari.

“Tidak apa-apa, aku hanya ingin cepat-cepat kekelas” jawabku bohong. Sebenarnya aku menghindari namja yang bernama Kim Myungsoo itu yang tadi baru saja masuk ke kantin. Sungguh, aku sama sekali tak nyaman jika berada didekat-nya, jadi aku berusaha menghindarinya secepat mungkin.

“eoh, arra…arra, keunde Suzy-ah.. apa kau besok datang?” Tanya Jinri ketika kita sudah memasuki kelas. Aku berpikir sejenak, memangnya nati malam ada apa?

“Oh ayolah… besok malam ada pesta yang diadakan trio centil itu untuk angkatan kita, kau tidak ingat?”

Ah benar! Pesta itu! Pesta yang diadakan musuh centiku itu. Mereka memang mengundangku. Tapi kuyakin mereka hanya berniat mempermalukanku. Buat apa aku datang ke pesta itu? Membuang waktu saja.

“Shirreo! Aku tidak ikut!” jawabku tegas.

“Ayolah, Bae Suzy… pesta itu sungguh elit, pasti banyak namja tampan disana! Dan juga jarang-jarang mereka berbuat baik padamu dengan mengundang ke pesta mereka… siapa tahu mereka ingin berbaikan denganmu..” Jinri menggoyang-goyangkan badanku layaknya anak kecil. Cih, ternyata dia ingin datang ke pesta itu hanya karna embel-embel namja tampan.

“ Sekali tidak, tetap tidak.” Jawabku lagi. Ia kemudian memanyunkan bibirnya,  namun sedetik kemudian ia mengerling nakal padaku membuat-ku mengernyitkan dahiku. Ada apa lagi?

“ Benar kau tak mau ikut??” tanyanya dengan nada menggoda. Aku hanya menggelengkan kepalaku. Keputusanku sudah bulat.

“Kalau ada Choi Sonsaengnim…. Bagaimana eoh?” lanjutnya kemudian.

MWO?! CHOI SONSAENGNIM?. Aku membelalakkan mataku. Jinjja? Apakah benar ia datang?? Eottokajji? Haruskah aku datang? Haruskah? Aku kembali memikirkan keputusanku. Jika ia datang, aku juga harus ada disana! Aku tidak sudi Choi saem nanti akan digoda trio centil itu. ANDWAE!!

“arra, aku akan datang” jawabku kemudian. Jinri hanya mencibirku kemudian melanjutkan minum lemon tea-nya.

*****

 

Party @ Naeun Home.

20.30 KST

 

Suzy POV

Nappeun! Mana Jinri? Katanya ia sudah sampai sedari tadi. Aku saat ini terjebak diantara keramaian pesta yang sudah semakin padat. Aigoo… kalau tahu begini aku akan berangkat bersama Jinri saja tadi.

Rumahku dan rumah Naeun cukup dekat, aku saja berangkat kesini dengan berjalan kaki. Rumahku berada hanya satu blok dari sini, maka aku memutuskan untuk tidak berangkat cepat. Tapi apa? Jinri berkata sudah sedari tadi disini namun sampai saat ini ia belum juga menampakkan batang hidungnya. Ahh… aku paling benci keramaian seperti ini!

Segera kuambil handphone ku dari saku, lalu menekan nomor dengan cepat. Kutempelkan benda itu ketika kurasa panggilannya sudah tersmbung, tak beberapa lama orang disana mengangkatnya.

“YA CHOI JINRI!! KAU DIMANA?!!” teriakku langsung karna suara music yang semakin besar membuatku harus menaikkan suara.

“Eoh… Suzy-ah… aku sedang berada di depan … cobalah lihat” aku langsung mendongakkan kepalaku untuk mencari Jinri. Ahh.. itu dia disana. Aku segera berjalan menghampiri-nya. Namun langkahku terhenti ketika mendapati beberapa orang sedang bersamanya. Nappeun! Apa maksudnya??

 

“Jinri-ah!! Kenapa ada Kai dan yang lainnya?!!!” aku kembali mengangkat telponku yang memang belum terputus itu.

“Mian, hehehe… tadi aku bertemu dengannya… baru saja, sudah kau kesini saja… tak apa-apa…” jawabnya kemudian. Aish… pabo seenaknya saja bilang begitu.

“Shirreo… aku tak mau! Sudah aku menunggu diluar saja! Percuma aku berada disini!” Ucapku dan langsung mematikan handphone-ku.

Aku segera berjalan keluar dari keramaian ini dan memilih duduk dibangku taman tak jauh dari sini yang sepi. Awalnya aku kesini karna Jinri, tapi yeoja itu malah bersenang-senang dengan namja yang kubenci itu. Kim Jongin, sudahlah tak usah kujelaskan kenapa.. nanti kalian akan tau sendiri.

Aku menengadahkan kepalaku menatap langit yang cerah dengan banyak bintang, kemudian memejamkan mata ketika mendapati angin berhembus menerpa wajahku. aku tersenyum kecil ketika angin kembali menghembuskan wajah dan mengibarkan rambutku.

“Menikmati sekali eoh?”

Tiba-tiba sebuah suara membuyarkan lamunanku. Aku membuka mataku perlahan dan mendapati tiga yeoja dengan pakaian minim berdiri didepanku. Cih, tiga yeoja centil.

 

“Mau apa?!” tanyaku langsung dengan sewot. Mood-ku hancur seketika karena mereka ber-tiga.

“ Ayo Taruhan” Ucap Naeun cepat, membuatku terbingung-bingung dengan perkataanya tadi.

Apa maksudnya?

TBC

Makin gaje aja ya? mianhe….

terus Myungsoo nya juga belom nongol banyak gitu…. MIANNN :”((

yah, seperti biasa kritik dan sarannya ditunggu…

don’t forget to RCL :3

71 responses

  1. daebak.. clap clap clap..
    myungzy jjang … authornim jjang

    September 17, 2013 at 11:54 am

  2. Ningrum_Adhe

    Anyyeonghaseyo aku readers baru d sini… Ffx krn bnget, jarang2 ada ff myungzy yg genre horor kyk gini.. Ff author sukses buat aku mrinding bcax, pas mlm2 d rmh suzy itu.. Part 2x jgn lama2 ya thor..??

    September 17, 2013 at 12:04 pm

    • anyyeong^^ selamat datangg~~

      daoain aja biar cepet dan tugas gak numpuk ne kkkk

      September 19, 2013 at 7:29 am

  3. Next dong,byakin myungzy nya tp tetep jgn lupain suasana cerita nya 😀

    September 17, 2013 at 12:08 pm

  4. rianaevi

    penasaran abis ama myungsoo…
    next part d tunggu ya thor..

    September 17, 2013 at 12:37 pm

  5. Ciiihhhh… Apa yg mau dilakukan ahjumma2 centil itu???
    Moga aja suzy gak diapa-apain.
    Tapi masih pnasaran sma myungsoo. Di part ini dia blum banyak muncul. Dan juga siapa sbenarnya bayangan hitam di rumah suzy? Myungsoo juga knapa slalu natap suzy tajam ampe suzy pingsan?
    Aaaahhhh sumpah pnasaran banget.

    September 17, 2013 at 12:43 pm

    • tau, ahjumma2 centil itu memang menyebalkan (?)

      hahaha…. penasaran ya? ditunggu ne yang selanjutnya^^

      September 19, 2013 at 7:31 am

  6. leny

    Deabak thor..
    pnsran bnget sma myungsoo…
    next part jgan lama2 ya…

    September 17, 2013 at 1:03 pm

  7. vietrye

    tuch kan trio bebek cntil bkin gregetan pa lg si nn son itu.
    aisssss….tp klo jd suzy tgl sndri pasti mrinding disko …
    ckckckc…myung dkit bgt mnculnya…dsar misteryus man…
    daebak lnjut thor…..myungzyjjang

    September 17, 2013 at 1:05 pm

  8. apa ubungan myungsoo ma suzy..? jangan” (orang) yg selama ini ngegantiin suzy baju waktu ketiduran itu myungsoo? yg malem” dtg ke rumah trus ngomong mianhe..?
    nextnya thor…. 🙂

    September 17, 2013 at 1:09 pm

  9. Putri chu~ kpopvers

    Penasaran banget ma myungsoo oppa??

    September 17, 2013 at 1:10 pm

  10. ikut merinding aku bacany thor. . .

    msh banyak skali teka-teki, dan tentuny buat kepo. . .

    next, moment myungzy bnyakin y thor 🙂 n jgn malama. Hehehehe

    September 17, 2013 at 1:20 pm

    • doain aja gak banyak tugas T_T

      September 19, 2013 at 7:34 am

  11. Ad ap ma myungsoo….
    Pnasarn abis thor.
    Thu naneun ajk taruhan ap?
    Next next,,,,
    Fighting!!!

    September 17, 2013 at 1:28 pm

  12. Penasarann!!

    Next Thor!! 😀

    Figthing.. 😀

    MyungZy Jjang!!

    September 17, 2013 at 1:28 pm

  13. penasaran sama myungsoo..

    apa jangan2 myungsoo hantu. hihi..

    next thor.

    September 17, 2013 at 1:47 pm

  14. ffnya udah kutunggu – tunggu author .. seru banget hihihi

    September 17, 2013 at 1:55 pm

    • wah wah makasih udah ditungguin^^ kkkkk

      September 19, 2013 at 7:38 am

  15. Qurrotul

    waahh..daebak..suzynya sial kenapa?
    Ya thor myung nya dikit..

    September 17, 2013 at 2:17 pm

    • wahh.. mian,miann next nya dibanyakin^^

      September 19, 2013 at 7:39 am

  16. myungsoo itu sebenarnya hantu ya *plak gak masuk akal
    sumpah q penasaran sm muungsoo…
    next thor…fighting

    September 17, 2013 at 2:25 pm

    • hmm… myungnya siapa yaaaaa…..

      fighting!!

      September 19, 2013 at 7:39 am

  17. Ra

    Lnjt thor…

    September 17, 2013 at 2:45 pm

  18. Blu3ndri

    Daebank.. 🙂
    yg ngucapin mianhae sm byangan hitam itu siapa? Suzy knp benci sama Kai? Myungsoo, ky’y dia misterius bgt, apa Myung sm Kai ada hubungan’y sama judul ini. KIM?
    Masih banyak misteri nih..
    Next part sangat ditunggu, penasaran bgt mereka taruhan apa’n?
    Semangat thor 🙂

    September 17, 2013 at 2:47 pm

  19. parkhy4

    myungsoo nya mana thor?
    aku menunggu moment myungzy nya..kkk
    kepo abis.. d tunggu next partnya

    September 17, 2013 at 3:29 pm

  20. ginevratri

    Lanjut thor lanjut

    September 17, 2013 at 3:30 pm

  21. aigoo…deg2an bacanya…ko bsa sih suzy tiba2 ganti baju gtu..aaaarrgghh penasaran..myung jg misterius bgt itu…next next thor 🙂

    September 17, 2013 at 3:38 pm

  22. Zhafikyo

    penasaran nih sebenarnya siapa myungsoo
    wah ditunggu bnget kelanjutannya^^

    September 17, 2013 at 7:46 pm

  23. Myungsoo misterius bngt ._.
    Masa suzy sma myungsoo tatap2an bikin suzy pingsan .-.
    Ditunggu part selanjutnya 🙂

    September 18, 2013 at 12:28 am

  24. lyna

    thor penasaran ma character myungppa 🙂
    lnjut thor

    September 18, 2013 at 6:20 am

  25. fitria

    taruhan? Apa myungsoo yh taruhan’a. Pnasaran juga sama myungsoo, dia makhluk ghaib bkn?
    Ditunggu next’a thor

    September 18, 2013 at 9:21 am

  26. Jffanny

    Penasaran.
    Kenapa benci sama Kai si Suzy?
    Myungsoo? Ada apa tatapan uri Myungsoo?
    Taruhan apa?
    Terus kenapa sampe begitu tuh scene jam 2 malam, ih merinding juga bacanya xD
    next ya, aku menunggu^^
    like this.

    September 18, 2013 at 11:40 am

    • hayoo jangan merindingg~~(?)-_-
      sipp^^

      September 19, 2013 at 7:45 am

  27. Aida Sueweeties

    Trio centil taruhan Apa sama suzy ?

    pensaran
    Next Thor

    September 18, 2013 at 2:06 pm

  28. Wiwi

    wuakakaka…kok Suzy klo tidur pke seragam tpi klo bangun pake piyama.,yg nggantiin baju si Myung ya.,?? eee..ciee…cieee.. #plak 🙂
    helehh…trio wek-wek tuh ya..aduhhh…centil amat tuh mpok² 🙂
    hehe..keren bnget thor^^

    Fighting^^
    Daebak^^ 🙂

    September 18, 2013 at 2:52 pm

    • emang tuh centil banget dasar-___-

      Fighting!!

      September 19, 2013 at 7:47 am

  29. gihyo

    apa yah kira”? hehehhehe fighting!

    September 18, 2013 at 7:01 pm

  30. keren thor ceritanya… rada2 merinding gitu pas scene di rumahnya suzy LOL

    September 19, 2013 at 5:29 am

  31. Mianova

    Daebak thor ! ><
    Kekeke ffnya bener-bener bikin penasaran !
    Next chapternya ditunggu ya author .
    Fighting !

    September 19, 2013 at 9:19 am

  32. vietrye

    lnjut thor….seru nich

    September 20, 2013 at 12:41 am

  33. L_amelia

    ga koo thorr. Malaah seru 🙂

    Aigoo koo tatapan myung bisa bwt suzy jdi pngsan yaa ?

    truss knpaa emngnya kai ?? Ahh kepoo nii ..

    Part slanjutnya jgn malama yaa thor :s
    Myungzy jjaang :*

    September 22, 2013 at 5:34 am

  34. Pingback: [PART 2] KIM’s GHOST HOUSE | Kimmy World

  35. di tunggu next thor, seru and baru baca ff myungzy horor 🙂
    aneh sepertinya suzy ga tinggal sendiri deh ada someone 🙂
    ditunggu kemunculan myungzyny thor

    September 24, 2013 at 8:14 pm

  36. taruhan mendapatkan myungsoo kah ?
    aigoo ikut merinding pas suzy di rumah’y sendirian ckck

    September 25, 2013 at 3:33 pm

  37. Suyoung Kim

    ah itu siapa yang bisikin suzy-_- penasaraaaaaaan 😀

    September 28, 2013 at 1:07 pm

  38. ulfatuz1998

    wah aku suka banget sama ceritanya 😉

    September 29, 2013 at 12:58 pm

  39. kkamjong16

    myungsoo.nya mana??? dari matanya doang, bicaranya belum tuh.

    October 27, 2013 at 8:29 am

  40. lily

    Misterius banget sih thor myungsoonya… Ada apa sih kok suzy bisa sampe pingsan gt kl ketemu dia.. Ada apa ya? Bener2 misterius…

    November 4, 2013 at 11:51 pm

  41. naya

    heeeemz jjang . . . pokok nya q tunggu next nya

    October 19, 2014 at 2:00 pm

  42. Kim mamyu

    Kenapa dg tatapan myungsoo ke suzy itu?
    Aigoo~ neun menawarkan tantangan apa ke suzy?

    January 22, 2015 at 2:08 am

  43. Hmm jadi suzy rumahnya disebrang rumah kim itu? Myung hantu atau manusia? Yang minta maaf myungkah? Kenapa setiap mata suzy ketemu sama mata myung dia ngerasa nggak nyaman? Kemana ortu suzy? Dan kenapa suzy nggak pernah ketemu ortuny? Taruhan apa tuh jangan jangan ada hubungannya sama myung? Huwaaaaa penasaran haha

    March 11, 2015 at 8:37 am

  44. ephiie

    siapa sebenernya myung aigooo
    taruhannn apaa…

    December 6, 2015 at 8:52 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s