KIM MYUNGSOO FANFICTION

[Chaptered] Who Are You? (Chapter 8)

who-are-you

Poster by : SURY

Author : Park Eun Ji

Cast :

Jung Jin Young ( Jinyoung “B1A4 )
Kim Myung Soo (L “Infinite”)
Bae Soo Ji (Suzy “Miss A”)
Choi Jun Hong ( Zelo “B.A.P”)
Im Yoon Ah ( Yoona “SNSD”)
Other

Genre : Romance, tragedy, friendship, school life,family

Length : Chaptered

Rating : PG-13

Disclaimer : Semua cast di sini milik Tuhan YME, keluarga masing-masing, dan diri mereka masing-masing. Alur cerita terinspirasi dari salah satu novel yang pernah author baca dengan perubahan (; FF ini juga di posting di beberapa blog dan di blog pribadi di http://babyelf8496.wordpress.com/ :)

Enjoy it guys ;)

CHAPTER 8

Paginya, Myungsoo kembali menemui makam ibunya. Ayahnya sedang bekerja, rupanya beberapa hari yang lalu ayahnya meminta temannya -pemilik toko barang antik- untuk membantunya agar mendapat pekerjaan. Jadi ayahnya sekarang bekerja sebagai pegawai di toko barang antik milik rekannya.

 

Myungsoo menaruh bunga yang berbeda di makam ibunya : bunga tulip merah. Ibunya pernah bercerita bahwa bunga itulah yang pertama kali diberikan ayah Myungsoo ketika berpacaran dulu.

Annyeong eomma.” Myungsoo tersenyum.

Eomma pasti senang kan sudah bisa bertemu dengan appa lagi? Akupun juga begitu. Aku senang tidak merasa sendiri lagi.” Myungsoo tersenyum semakin lebar, kini perasaannya sudah lebih lega. Ayah dan ibunya tinggal di panti asuhan, sehingga tak memiliki sanak saudara.

Eomma…..sepertinya aku menyukai seorang gadis. ” Myungsoo berkata dengan ragu. Ia bisa merasakan wajahnya agak memanas.

” Namanya Suzy. Dia orang yang menyenangkan. Kapan-kapan aku akan membawanya ke sini.” Myungsoo memandangi foto ibunya di pusara makam.

” Sudah dulu ya eomma. Aku ingin mengunjungi makam Jennifer juga. Sampai jumpa.” Myungsoo mengelus pusara ibunya dengan sayang dan pergi meninggalkan makam.

” Halo, Jennifer.” Myungsoo memandang makam Jennifer sedih. Ia menaruh bunga mawar biru kesukaan Jennifer di depan makamnya.

” Aku sudah bertemu appa. Ternyata dia orang yang baik dan bertanggung jawab. Aku pikir, ia tak memedulikan kami -aku dan ibuku-. ” Kemudian Myungsoo menceritakan kenapa ayahnya bisa bertemu dengannya.

” Aku senang bisa bertemu dengan ayah. ” Myungsoo mengambil jeda sebentar sebelum mengatakan satu hal lagi. Tapi, ia berubah pikiran, ia tak jadi mengatakannya.

” Aku pergi dulu ya. Masih banyak tugas kuliah yang harus aku kerjakan. Kau beruntung tak merasakan ini Jennifer. ” Myungsoo tersenyum jenaka. Ia menatap pusara Jennifer lama sebelum ia pergi meninggalkan makamnya.

” Aku senang kau bisa menyukainya. “

Myungsoo terkejut dan berbalik menghadap makam Jennifer. Tak ada siapapun. Tadi, ia seperti mendengar suara Jennifer. Ia menggelengkan kepalanya. Myungsoo pikir, ia pasti berhalusinasi.

” Kau tidak berhalusinasi Myungsoo. ” Suara Jennifer kembali terdengar oleh Myungsoo. Ia mencari-cari sumber suara itu.

” Aku akan mendukungmu. ” Jennifer kembali bersuara dengan tenangnya. Myungsoo ingin menjawab, tapi mulutnya seolah-olah terkunci. Ia berjalan terus menerus dan jatuh terduduk. Jennifer tahu hal yang tadi tak ingin dikatakan Myungsoo. Myungsoo merasa lega sekaligus terkejut, ia jadi kehilangan fokusnya.

Ya, kau kenal Jinyoung?” Zelo tiba-tiba menepuk bahu Myungsoo. Myungsoo langsung tersadar.

” Hah? Aku tidak kenal. Apa yang kau lakukan di sini?” Myungsoo bangkit berdiri dan berbalik menghadap Zelo.

” Ini makam sahabatku -Jinyoung- dan aku datang untuk mengunjunginya. Lalu kenapa kau duduk di hadapan makam Jinyoung?” Zelo menatapnya aneh.

” Ah…itu…sudah lupakan saja.” Mendengar jawaban Myungsoo Zelo mengerenyit heran.

” Kau tak kenal Jinyoung. Tapi kau tahu dia kan? ” Zelo berkata setelah menaruh beberapa batang bunga dandelion, bunga yang memiliki nilai sejarah bagi Zelo dan Jinyoung. Dulu sewaktu kecil, bunga itulah yang selalu ditiup oleh mereka sambil mencari serangga di kebun.

” Ngg, dia…kekasih Suzy?” Myungsoo berkata ragu. Zelo mengangguk.

” Kalau kau menyukainya, sayangilah dia baik-baik. Aku tak akan membiarkan kau mempermainkannya.” Zelo berkata sungguh-sungguh. Myungsoo malah terlihat shock.

” Aku masih normal! Aku tak suka dengan Jinyoung. Lagipula dia kan sudah…”

Zelo menepuk dahinya frustasi ” Bodoh! Yang kumaksud itu Suzy bukan Jinyoung!

” Ah, aku…aku ti…” Myungsoo langsung salah tingkah.

” Sudahlah, aku sudah tahu dari caramu menatapnya.” Perkataan Zelo membuat Myungsoo terdiam.

” Aku juga menyukainya. Tapi sayangnya dia hanya menganggapku teman saja.” Zelo berkata dengan ekspresi yang sulit dijelaskan.

” Aku doakan agar Suzy bisa menyukaimu juga.” Zelo menepuk bahu Myungsoo pelan dan tersenyum tipis sebelum ia pergi. Myungsoo menatap punggung Zelo yang menjauh.

Gomawo Zelo.” Ucap Myungsoo tulus.

Yoona sedang duduk di salah satu bangku di Sungai Han. Ia memandang kalender di HPnya. 16 Mei 2013, tepat 5 tahun sejak ia putus dengan Changjo. Yoona tersenyum penuh arti, ia ingat saat peringatan 1 tahun sejak ia putus dengan Changjo ia menangis karena belum bisa move on. Sekarang sudah berbeda, ia bukan remaja cengeng dan labil seperti dulu. Ia sudah dewasa. Kini Yoona sudah tak ada perasaan apapun lagi kepada Changjo.

To: Changjo

Hei, ingat tidak sudah 5 tahun sejak kita putus? Selamat ya kkk~

Yoona mengirim pesan kepada Changjo dengan senyum jahil. Setiap tahun, ia selalu bertukar selamat dengan Changjo. Itu hal yang agak absurd bukan? Tapi, yah begitulah mereka.

Setelah mengirimkan pesan, Yoona memejamkan mata sambil tersenyum. Ia merasakan angin Sungai Han yang membelai wajahnya lembut. Tanpa ia sadari, Changjo sudah duduk tepat di sebelahnya dan memandanginya.

Kau masih manis seperti dulu. Batin Changjo

” Hei Im Yoon Ah yang jelek!” Sapaan Changjo membuat Yoona membuka mata dan terkejut. Changjo tertawa terbahak-bahak melihat reaksi Yoona. Yoona masih shock, ia kemudian mengucek-ngucek matanya -menyangka ia telah berhalusinasi-.

” Hei, ini benar-benar aku. Choi Jong Hyun.” Changjo menyebut nama aslinya sambil tersenyum lebar. Yoona langsung memeluknya erat.

” Wah Changjo! Lama sekali aku tak bertemu denganmu.”

” Yoona, kau…memelukku…terlalu…erat.” Changjo berkata dengan susah payah.

Yoona melepas pelukannya. ” Ah, mianhae…habis aku sudah lama sekali tidak bertemu denganmu. Oh ya, kau kenapa bisa ada di sini? Bukannya kau sudah tinggal di Indonesia?”

Changjo menjawab pertanyaan Yoona dengan senyum hangat. ” Aku sedang liburan. Aku sedang iseng jalan-jalan ke Sungai Han dan tahu-tahunya aku bertemu denganmu. Oh ya selamat juga atas 5 tahun berakhirnya hubungan kita…hehehe” Changjo menyeringai lebar. Yoona mengangguk sambil mendengus geli mendengar ucapan Changjo.

” Oh ya, bagaimana kabarmu?”

” Aku sangat sehat Yoona. Kau sendiri?”

” Sangat baik.”

” Hei, jika kau berkunjung ke Indonesia cobalah makanan di sana. Enak-enak sekali!”

” Benarkah?”

” Sungguh! Lebih enak daripada yang dijual di sini! Aku jamin kau pasti ketagihan. Oh ya, selain itu ada istilah-istilah konyol seperti ‘ciyus?mi apa?’, ‘cabe-cabean’….bla…bla…bla…”

Selama beberapa saat, mereka sibuk membicarakan tentang banyak hal. Mereka seolah-olah lupa dengan sekitarnya dan begitu larut dalam pembicaraan yang menyenangkan.

” Oh ya, kau sudah punya pacar lagi? Bisa kenalkan kepadaku? ” Pinta Yoona.

” Haha, sudah. Namanya Arumi, kami sudah berpacaran selama 2 tahun. Nah, makanya kau harus berkunjung ke Indonesia agar bisa berkenalan dengannya.” Changjo tersipu malu sambil menggeser-geser HP touch screennya.

” Nah, ini dia. Bagaimana cantik kan?” Changjo menunjukkan fotonya dengan Arumi. Gadis itu memiliki mata bulat dengan kulit kuning langsat, tingginya sedang dengan rambut hitam sebahu yang berkilau. Yoona berpikir Arumi dan Changjo sangat cocok.

” Wah, yepputa.” Ucap Yoona kagum sementara Changjo tersenyum bangga.

” Bagaimana denganmu? “

” Ngg, belum. Hanya teman dekat.” Kali ini giliran Yoona yang tersipu malu.

” Namanya V. Saat pertama kali aku bertemu dengannya aku sudah merasa sangat nyaman dengannya. ” Yoona tersenyum sendiri. Changjo merasa familier dengan V.

” V yang kau maksud itu…Kim Tae Hyung?”

” Kau tahu dia?” Mata Yoona langsung membulat.

” Tentu saja, dia itu teman SMAku. Sejak lulus SMA, dia kembali ke Korea. Setelah itu, kami tak pernah berhubungan lagi.” Jelas Changjo, tak lama kemudian ponselnya berbunyi.

Ia mendadak bangkit berdiri. ” Ah, sudah jam 5! Aku pergi dulu ya, aku harus mengepak barang untuk penerbangan besok.”

” Kau akan kembali besok? Cepat sekali.” Yoona ikut bangkit berdiri.

” Iya, aku kan tak bisa jauh-jauh dari Arumi.” Candanya.

” Ah, kau ini. Hati-hati ya, nanti akan kukirimi e-mail.”

” Oke. Sampai jumpa. Sampaikan salamku untuk V ya.” Changjo tersenyum sambil mengacak-acak rambut Yoona. Yoona  mengangkat jempolnya sambil tersenyum lebar.

Yoona kembali duduk sambil memandangi aliran air di Sungai Han. Ia sibuk berpikir, beginilah isi pikirannya.

” Changjo masih sama seperti dulu, senyumnya masih mempesona dan tatapannya masih tegas seperti dulu. Tapi aku tak terima! Masa dia menjadi jauh lebih tinggi dariku? Dulu kan tinggi kami sama. Pasti Arumi senang mempunyai kekasih yang baik seperti Changjo. Semoga mereka long lasting deh. Aku turut bahagia dengan mereka ^^”

Saat asyik melamun. tiba-tiba ada kopi hangat di hadapannya. Yoona menengok ke samping kanannya.

” Minumlah, itu akan menghangatkanmu.” V tersenyum. Yoona balas tersenyum sambil menerima kopi dari V.

” Sedang apa kau di sini?”

Mereka berdua terkejut karena melontarkan kata yang sama. Sedetik kemudian mereka tersenyum salah tingkah.

” Kau dulu.”

” Tidak kau dulu.”

No, ladies first.

Yoona akhirnya mengalah. ” Aku sedang menikmati udara segar di sini. Kau?”

” Aku sedang mencari inspirasi untuk lukisanku.”

” Kau suka melukis?” Yoona menatap V kagum.

” Tidak, aku hanya melukis saat sedang ingin saja.” V tersenyum tenang.

” Lelaki yang barusan itu…pacarmu? ” Ia berkata lagi dengan hati-hati. Yoona mengerinyit bingung lalu segera tahu apa maksud perkataan V.

” Ahaha bukan, dia itu mantan pacarku. Dia itu Changjo, kau kenal kan? “

” Oh benarkah? Iya dia teman SMAku. Wah, dia banyak berubah ya.” V berkata dengan nada yang lebih lega. Yoona mengangguk setuju.

Iya, kecuali senyuman dan tatapannya. Batin Yoona.

” Oh ya, kau benar-benar pernah tinggal di Indonesia?” Ekspresi Yoona saat menanyakan itu sangat lucu. Membuat V hampir tertawa.

” Ya, aku tinggal di sana untuk sementara. Negara itu memiliki penduduk yang ramah. Yah, walaupun polusi udaranya tinggi. Indonesia juga memiliki banyak keindahan alam.” Diam-diam, Yoona mulai merasa kagum akan Indonesia.

” Yoona, besok ada waktu?” Yoona bisa melihat sedikit rona merah di wajah V. Yoona mengangguk sekilas.

” Ngg, mau menonton di bioskop?” Ajak V ragu-ragu. Yoona mengangguk lagi sambil tersenyum. V selalu menyukai senyuman Yoona. Sangat menawan, tapi tidak terkesan mainstream.

Akhirnya aku bisa berkencan dengan Yoona! Batin V girang.

 -_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-

Zelo berjalan menuju gedung kampusnya. Ia memikirkan Myungsoo yang menyukai Suzy. Tak lama kemudian, Zelo mengacak-acak rambutnya.

“Aigoo,Zelo! Untuk apa kau memikirkan hal tidak penting seperti itu? Lupakan! Ingat kau ini namja jadi tidak perlu repot-repot memikirkan hal tak penting seperti itu!” Gumamnya pelan pada diri sendiri.

Ya! Memikirkan hal apa kau sampai terlihat begitu frustasi seperti itu?” Sungjae, teman dekatnya selain Yoona dan Suzy menepuk bahunya.

Aigoo! Kau ini membuat kaget saja.”

” Haha, mian.” Sungjae membentuk tanda peace sambil tersenyum polos.

” Sekarang jawab pertanyaanku. Kau sedang memikirkan Suzy kan? “  Rupanya Sungjae masih penasaran dengan sikap aneh Zelo.

” Yah, begitulah.” Jawab Zelo murung. Sungjae menepuk bahunya prihatin.

” Berusahalah. Mungkin sekarang ia hanya menganggapmu teman biasa. Tapi nanti? Who knows? ” Hibur Sungjae.

” Tapi Myungsoo juga menyukai Suzy. Pasti tak mudah bersaing dengannya.” Zelo semakin putus asa. Fyi, Sungjae juga mengenal Myungsoo.

” Lalu? Memang kenapa?” Tanya Sungjae polos.

Aigooooooo Sungjae-ya! Tentu saja dia tidak mungkin membalas perasaanku karena ada Myungsoo.”

” Lalu? Masa kau mudah menyerah begitu saja dengannya? Kau seperti bukan Zelo yang ku kenal deh.”

” Sepertinya…aku harus melupakannya.” Ucap Zelo ragu. Sungjae menatapnya tak percaya.

” Kau sungguh-sungguh dengan perkataanmu? “

” Entahlah ” Jawab Zelo acuh tak acuh. Sungjae menatap Zelo dengan mata menyipit.

” Dasar tak bisa konsisten. Pokoknya apapun keputusanmu aku akan mendukungmu. Hwaiting!” Sungjae memberi semangat. Zelo hanya tersenyum melihatnya.

Gomawo ya. Berkat kau, beban pikiranku terasa sedikit lebih ringan.”

” Itulah gunanya teman.” Ujar Sungjae dengan senyum polosnya.

” Hei, sudah belajar untuk quiz belum?”

Aigoo, matilah aku! Sungjae…” Zelo memasang tampang frustasi lalu secepat kilat mengubah ekspresinya menatap Sungjae penuh arti sambil melemparkan cengiran.

” Iya,iya aku akan membantumu tenang saja.” Sungjae tahu maksud Zelo. Zelo tersenyum lega sambil merangkul bahu Sungjae.

-TBC-

A/N : *gandeng Myungsoo* Hello my lovely readers xoxo ^^ Akhirnya bisa ngepost juga setelah sekian lama menghilang hehe…Ngg, kalau ada adegan yang agak absurd tolong dimaklumi ya hehe ._. aku rasa otakku lagi agak bermasalah pas nulis itu ._. Oh ya untuk MyungZy momentnya harap bersabar ya, aku lagi bikin moment mereka. Mian belum ada di part ini :( nah, semoga kalian suka dengan FF ini ya :) Jangan lupa tinggalkan jejak :D  gamsahamnida~ *bow* Happy Saturday guys dan walaupun sedikit telat….

HAPPY VALENTINE ALL

12 responses

  1. lily

    LANJUT THOR…

    February 15, 2014 at 5:42 am

  2. Oke thor ditunggu loh myungzy momentnya. :)
    Ternyata myungsoo juga suka sama suzy. Tinggal nunggu mreka jadian nih. Kkkekekeee
    Oia, apa tadi yg ngomong itu rohnya jennifer?
    Trus apa hubungannya sama myungsoo dulu? Kepooo

    February 15, 2014 at 5:42 am

    • sip ^^b
      haha iya tinggal tunggu jadiannya aja :D
      iya itu si jennifer yg ngomong hehe
      hubungannya sm myungsoo?lliat chapter sebelumnya ya hehe
      makasih commentnya ^^

      March 31, 2014 at 4:59 am

  3. kuchiki

    myungsoo da suka sm suzy…tinggal gmn dgn perasaan suzy..next thor…

    February 15, 2014 at 8:12 am

  4. desy

    yah moga end nya happy ending aja

    February 15, 2014 at 10:48 am

    • haha semoga begitu ;)
      gomawo commentnya ^^

      March 31, 2014 at 5:00 am

  5. myung sk suzy ternyata….semoga happy ending….ayo myung kejar suzy..next min

    February 19, 2014 at 3:09 pm

    • iya, ayo semangat myungsoo /lho/ oke gomawo commentnya ^^

      March 31, 2014 at 5:02 am

  6. kim yumi

    lanjut, Gk Pke Lma ya thor

    March 20, 2014 at 2:41 pm

  7. mudah-mudahan ya :D gomawo commentnya ^^

    March 31, 2014 at 5:02 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 448 other followers